KABARCILEGON.COM — Bantuan biaya pendidikan senilai Rp2.000.000 per orang disiapkan bagi 50 mahasantri Ma'had Aly berprestasi melalui program Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 yang dapat diakses santri di Cilegon. Pendaftaran seleksi daring dibuka mulai 26 Agustus hingga 10 September 2026 sebagai bentuk apresiasi atas capaian keilmuan pasca-Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama. Fasilitas pembiayaan dua semester ini menyasar santri aktif dan menutup kesempatan bagi mereka yang telah menyelesaikan tugas akhir.
Skema bantuan ini digulirkan lewat kolaborasi antara NU Online Institute dan JPZIS NU Online. Program tersebut dirancang khusus sebagai bentuk penghargaan konkret atas rekam jejak keilmuan dan prestasi para mahasantri selepas agenda Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama.
"NU Online Institute bekerja sama dengan JPZIS NU Online menyelenggarakan beasiswa bagi mahasantri Ma'had Aly yang berprestasi. Beasiswa ini berupa biaya pendidikan selama dua semester dengan estimasi Rp1.000.000 per semester (total Rp2.000.000) untuk kuota 50 mahasantri," ujar Direktur NU Online Institute, Ahmad Mundzir.
Penyelenggara menetapkan batasan ketat terkait status akademik calon penerima. Mahasantri yang berhak mengajukan berkas hanyalah mereka yang tercatat masih menempuh masa studi perkuliahan di Ma'had Aly asal.
"Program ini berlaku bagi mahasantri yang masih aktif belajar di Ma'had Aly. Bagi mahasantri yang sudah menyelesaikan skripsi atau lulus, program ini tidak berlaku," kata Ahmad Mundzir.
Ketetapan ini bertujuan agar alokasi dana benar-benar menyentuh kebutuhan operasional pendidikan santri yang tengah berproses. Kesempatan ini terbuka luas bagi mahasantri di Banten maupun wilayah lain secara nasional tanpa pembatasan daerah tertentu.
Pendaftar diwajibkan melengkapi sejumlah berkas rekam jejak akademik maupun kegiatan keilmuan pesantren sebelum batas akhir registrasi. Berkas tersebut mencakup:
Pengajuan aplikasi dilakukan secara mandiri melalui tautan resmi institute.nu.or.id/beasiswa/beasiswa-berkah-muktamar-ke-35. Periode pendaftaran dibuka sejak 26 Agustus hingga 10 September 2026.
Panitia pelaksana akan mengumumkan hasil seleksi berkas administrasi pada 11 September 2026. Peserta yang lolos tahap awal wajib mengikuti tes wawancara pada 13 September 2026.
Daftar resmi 50 mahasantri penerima beasiswa diumumkan ke publik pada 15 September 2026. Seluruh tahapan seleksi mengedepankan evaluasi kapasitas akademik, kemampuan menulis gagasan, serta kepatuhan administratif lembaga asal.