BANTEN — Kepastian ini disampaikan setelah Sekjen PSSI Yunus Nusi meninjau langsung sejumlah venue di Jakarta, Kamis (10/9). Peninjauan mencakup Stadion Utama Gelora Bung Karno, Lapangan ABC, Stadion Madya, dan Stadion PTIK.
Dari hasil peninjauan itu, PSSI memutuskan Stadion PTIK dipakai khusus untuk sesi latihan Timnas Indonesia. Tim tamu yang tergabung di grup wilayah Jakarta mendapat alokasi berbeda.
Yunus menegaskan seluruh aspek pendukung di Stadion PTIK telah disiapkan maksimal. Mulai dari kualitas rumput, perlengkapan lapangan, sampai sistem keamanan.
"PTIK itu kami dedikasikan untuk khusus lapangan latihan Timnas Indonesia. Di sana kita persiapkan segala sesuatunya, tentu kita siapkan semaksimal mungkin dari nonteknisnya, persiapan lapangannya, rumputnya, termasuk keamanannya," kata Yunus di Jakarta.
Ia menambahkan, lapangan tersebut hanya akan digunakan Timnas Indonesia selama persiapan menghadapi FIFA ASEAN Cup.
"Dan untuk lapangan PTIK hanya khusus untuk Timnas Indonesia yang akan digunakan untuk latihan-latihan dalam rangka menghadapi FIFA ASEAN Cup pada tanggal 25 [September] nanti," ujarnya.
PSSI memisahkan fasilitas latihan untuk peserta lain. Tim tamu yang bermarkas di wilayah Jakarta dijadwalkan berlatih di Lapangan ABC dan Stadion Madya, keduanya berada di kawasan GBK.
"Iya, kemarin saya mendampingi Pak Ketua Umum [Erick Thohir] melihat secara keseluruhan untuk lapangan latihan dan lapangan pertandingan, baik yang di SUGBK. Kemudian kami ke lapangan ABC yang akan digunakan untuk TC atau latihan tim-tim tamu, termasuk Madya. Dan terakhir kami ke PTIK," ucap Yunus.
Satu hal yang belum rampung: jadwal resmi pemusatan latihan dan daftar pemain. PSSI masih menunggu keduanya dari pelatih John Herdman.
Meski begitu, ofisial Timnas dan Badan Tim Nasional (BTN) diminta memantau kesiapan Stadion PTIK setiap hari. Mereka juga mencatat kekurangan yang masih perlu dibenahi.
"Hampir tiap hari dari ofisial Timnas termasuk dari BTN [Badan Tim Nasional] melakukan kunjungan ke lapangan PTIK dan tentu kami dalam beberapa waktu hari ke depan ini akan menunggu jadwal dan program dari Coach John," ungkap Yunus.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A divisi pertama FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Laga pembuka melawan Singapura berlangsung 25 September.
Dengan format grup wilayah, Jakarta menjadi salah satu basis pertandingan sekaligus tempat latihan seluruh peserta. Pembagian lapangan ini memastikan Timnas Indonesia punya ruang persiapan sendiri tanpa gangguan tim lain.