BIAS 2026 di Binjai Barat: Imunisasi Anak Sekolah Menyasar 11 SD di Enam Kelurahan

Penulis: Mustofa Kamal  •  Sabtu, 12 September 2026 | 09:36:01 WIB
Petugas kesehatan memberikan imunisasi kepada siswa sekolah dasar dalam program BIAS 2026 di Binjai Barat.

BANTEN — Kegiatan ini bagian dari program imunisasi rutin untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak. Selain menyasar siswa, BIAS menjadi momen meningkatkan kesadaran orang tua soal pentingnya imunisasi lengkap.

Wilayah dan Sekolah yang Jadi Sasaran BIAS 2026

Camat Binjai Barat, Romi Surya Dharma D, S.STP., M.Si., menyatakan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan BIAS di wilayahnya. Cakupannya meliputi enam kelurahan dan 11 sekolah dasar.

"Kami siap mendukung pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah di Kecamatan Binjai Barat. Dengan adanya enam kelurahan dan 11 SD, kami bersama seluruh pihak akan berupaya menyukseskan program imunisasi ini di Kota Binjai," ujarnya.

Dukungan lintas sektor ini penting karena BIAS menyasar anak usia sekolah yang tersebar di banyak titik. Koordinasi antara kecamatan, puskesmas, dan sekolah menentukan kelancaran jadwal imunisasi.

Pesan Puskesmas untuk Orang Tua dan Sekolah

Perwakilan Puskesmas H.A.H. Hasan, dr. Nila Sari, menekankan bahwa pencapaian target imunisasi masih perlu ditingkatkan. Caranya lewat sosialisasi dan konsultasi langsung kepada orang tua, pihak sekolah, serta tenaga kesehatan.

"Kami berharap seluruh siswa yang telah dijadwalkan dapat menerima imunisasi secara lengkap sesuai ketentuan, sehingga pelaksanaan BIAS tahun 2026 dapat berjalan dengan maksimal," ungkapnya.

Imunisasi anak sekolah biasanya diberikan sesuai jadwal kelas dan jenis vaksin yang ditetapkan. Orang tua bisa menanyakan langsung ke puskesmas atau guru kelas jika belum tahu jadwal anak.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Pelaksanaan BIAS

Pelaksanaan di SD Negeri 028229 turut dihadiri perwakilan TP PKK Kota Binjai, para pimpinan OPD, orang tua siswa, anak-anak, serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran orang tua di lokasi memberi kesempatan bertanya langsung soal kondisi anak sebelum atau sesudah imunisasi. Ini sejalan dengan pesan puskesmas agar sosialisasi tidak berhenti di pengumuman sekolah.

Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Pastikan anak dalam kondisi sehat saat jadwal imunisasi tiba. Sampaikan riwayat alergi, demam, atau kondisi khusus kepada petugas kesehatan sebelum vaksin diberikan.

Setelah imunisasi, awasi reaksi ringan seperti demam atau nyeri di bekas suntikan. Reaksi ini umumnya hilang dalam 1–2 hari. Jika muncul keluhan berat atau tidak biasa, segera hubungi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.

Simpan buku KIA atau catatan imunisasi anak dengan baik. Catatan lengkap membantu tenaga kesehatan memastikan anak mendapat vaksin sesuai ketentuan, tanpa ada yang terlewat.

BIAS 2026 di Binjai Barat menegaskan satu hal: imunisasi anak sekolah butuh kerja sama orang tua, guru, dan tenaga kesehatan. Pastikan anak Anda ikut jadwal yang sudah ditetapkan, dan tanyakan langsung ke puskesmas bila ada yang belum jelas.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: waspada.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top