Kantor Berita ANTARA Berduka atas Hilangnya Pewarta Foto Bagus Khoirunas di Selat Sunda

Penulis: Luqman Arif  •  Jumat, 18 September 2026 | 09:24:31 WIB

Kantor Berita ANTARA menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas belum ditemukannya pewarta foto Muhammad Bagus Khoirunas yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten. Direktur Pemberitaan ANTARA Virgandhi Prayudantoro menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan tim SAR gabungan dan mendampingi keluarga Bagus selama proses pencarian berlangsung.

JAKARTA — Hilangnya kontak dengan Bagus Khoirunas terjadi saat ia bersama empat pewarta foto lain dan tiga awak speedboat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Hingga kini, tim SAR gabungan belum menemukan keberadaan mereka.

Virgandhi menyatakan sejak awal menerima informasi soal hilangnya kontak dengan Bagus, ANTARA bergerak mendukung proses pencarian. Langkah yang dilakukan termasuk berkoordinasi dengan tim operasi SAR gabungan, mendirikan pos koordinasi di Carita, Banten, hingga mendampingi keluarga Bagus.

Dukungan dari Presiden hingga Rekan Media

ANTARA menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polri, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Perhubungan, rekan-rekan media, dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian.

"Kami sangat menghargai seluruh pihak yang sejak awal telah memberikan dukungan, dan bekerja tanpa mengenal lelah selama proses pencarian. Dukungan ini sangat berarti bagi kami," ujar Virgandhi.

Lima Pewarta dan Tiga Awak Speedboat Masih Hilang

Selain Bagus, empat pewarta foto lain yang ikut dalam peliputan tersebut adalah Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu. Mereka melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dua kru speedboat yang ditumpangi para pewarta, yakni Warta dan Surakman, serta satu pemandu bernama Heriyanto, juga masih dinyatakan hilang.

Rekam Jejak Bagus selama di ANTARA

Selama menjalankan tugas di ANTARA, Bagus menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan tanggung jawab sebagai pewarta. Hal itu tercermin dalam karya-karya jurnalistiknya yang menjadi teladan sekaligus cerminan semangat dan kinerja pewarta ANTARA.

"Kami sangat menghargai pengabdian, dedikasi, dan kontribusi Bagus selama menjadi bagian dari keluarga besar ANTARA," ujar Virgandhi.

Langkah Selanjutnya

ANTARA akan mengikuti perkembangan lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait. Kantor berita itu juga menghormati secara penuh setiap keputusan yang nantinya diambil oleh pihak keluarga Bagus.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top