PLN Pulihkan Listrik Sulbagsel, Pasokan Hidro Anjlok 600 MW

Penulis: Luqman Arif  •  Sabtu, 19 September 2026 | 12:08:31 WIB

BANTENPT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) setelah kemampuan pembangkit hidro turun sekitar 600 megawatt. Penurunan itu dipicu kondisi hidrologi yang dipengaruhi fenomena El Nino, membuat daya mampu pembangkit hidro merosot dari kisaran 850 MW menjadi sekitar 250 MW. Pemulihan ini menentukan aktivitas warga dan dunia usaha di wilayah yang dilayani Sistem Sulbagsel.

Makassar — Pertemuan antara jajaran PLN dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan digelar di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan pada 10 September 2026. Agenda utamanya membahas kondisi sistem kelistrikan, perkembangan pasokan, serta langkah pemulihan yang tengah dijalankan perseroan.

Hadir dalam pertemuan itu jajaran PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi, serta Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi. Koordinasi lintas unit ini diperlukan karena tekanan pasokan menyentuh hampir seluruh rantai kelistrikan regional.

Penyebab Pasokan Hidro Anjlok

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah menjelaskan, tekanan terhadap Sistem Sulbagsel terutama berasal dari berkurangnya kemampuan produksi sejumlah pembangkit hidro. Kondisi hidrologi yang dipengaruhi El Nino memukul produksi PLTA Poso, PLTA Bakaru, PLTA Malea, dan sejumlah pembangkit listrik tenaga mini hidro (PLTM).

Daya mampu pembangkit hidro yang sebelumnya berada di kisaran 850 MW kini hanya sekitar 250 MW. Artinya, ada sekitar 600 MW kapasitas yang hilang dari sistem — jumlah yang cukup besar untuk mengguncang keseimbangan pasokan di kawasan tersebut.

"Kondisi sistem saat ini membutuhkan upaya bersama dan koordinasi yang kuat. PLN terus melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan daya mampu pasok, mempercepat pemulihan pembangkit, sekaligus memastikan sistem tetap terjaga," ujar Edyansyah.

PLTU Jeneponto dan Optimalisasi Pembangkit Lain

Di tengah tekanan itu, PLN mengawal pekerjaan pemulihan sejumlah pembangkit. PLTU Jeneponto menjadi salah satu yang proses pemulihannya terus didorong agar kembali berkontribusi ke sistem.

Perseroan juga mengoptimalkan pembangkit lain yang masih tersedia untuk memperkuat pasokan dan menjaga keseimbangan sistem. Langkah ini dijalankan paralel dengan upaya pemulihan pembangkit yang terganggu.

"Kami tidak hanya fokus pada satu langkah. Berbagai upaya kami jalankan secara paralel, mulai dari pemulihan pembangkit, optimalisasi pembangkit yang tersedia, hingga mendorong tambahan pasokan. Kami terus melihat setiap peluang untuk menambah daya mampu sistem," jelas Edyansyah.

Modifikasi Cuaca hingga Dukungan Pemprov

Selain membenahi sisi pembangkitan, PLN memperkuat langkah mitigasi bersama pemerintah dan pemangku kepentingan. Salah satunya mendukung pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk meningkatkan peluang hujan di wilayah yang berpengaruh terhadap ketersediaan air bagi pembangkit hidro.

Gubernur Sulawesi Selatan menyatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan PLN untuk memahami perkembangan sistem sekaligus mendukung langkah pemulihan. Menurutnya, kondisi kelistrikan di Makassar saat pertemuan berlangsung sudah menunjukkan perbaikan.

"Saya bersama teman-teman dari PLN Regional Sulawesi hari ini berdiskusi dan melakukan evaluasi terkait kondisi kelistrikan serta pengaturan beban yang masih terjadi di beberapa wilayah," ujar Gubernur Sulawesi Selatan.

Meski begitu, sejumlah wilayah lain masih menghadapi pengaturan beban karena daya mampu pasok sistem belum sepenuhnya kembali optimal. Gubernur meminta masyarakat memahami kondisi yang tengah dihadapi dan bersabar selama proses pemulihan berjalan.

"Kami memahami kondisi ini berdampak pada aktivitas masyarakat. Karena itu, kami memohon kesabaran dan pengertian masyarakat. PLN terus melakukan berbagai upaya percepatan untuk mengoptimalkan pasokan dan memulihkan kondisi sistem kelistrikan secepatnya," ujarnya.

Pemantauan Real Time dan Langkah Berikutnya

PLN memastikan Sistem Sulbagsel dipantau secara real time. Pengoperasian pembangkit dan sistem penyaluran disesuaikan dengan perkembangan daya mampu pasok serta kebutuhan beban, agar pengelolaan sistem mengikuti kondisi teknis terkini sekaligus menjaga keandalan pasokan.

Edyansyah menegaskan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan Sistem Sulbagsel. Dukungan itu dinilai mempercepat langkah perseroan di lapangan.

Bagi pelanggan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, pemulihan ini menentukan kelancaran aktivitas harian — dari rumah tangga hingga usaha kecil yang bergantung pada pasokan listrik stabil. Kecepatan pemulihan pembangkit hidro dan tambahan pasokan dari pembangkit lain akan menentukan seberapa cepat pengaturan beban di sejumlah wilayah bisa dihentikan.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: sindomakassar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top