Pencarian

ANTARA Tetap Dampingi Keluarga Pewarta Foto Bagus Khoirunas meski Operasi SAR Selat Sunda Dihentikan

Sabtu, 19 September 2026 • 10:39:01 WIB
ANTARA Tetap Dampingi Keluarga Pewarta Foto Bagus Khoirunas meski Operasi SAR Selat Sunda Dihentikan

Kantor Berita ANTARA menegaskan tetap memberikan pendampingan kepada keluarga pewarta foto Muhammad Bagus Khoirunas, meski operasi pencarian oleh tim SAR gabungan di perairan Selat Sunda resmi dihentikan. Direktur Utama ANTARA Benny Siga Butarbutar menyatakan pihaknya menghormati keputusan Basarnas, namun berhentinya operasi pencarian tidak berarti berhentinya harapan. Pendampingan difokuskan kepada Desi Purnama Sari, istri Bagus, beserta keluarga yang masih menjalani masa sulit.

JAKARTA — Keputusan menghentikan operasi pencarian dan pertolongan terhadap rombongan jurnalis dan kru kapal cepat KM Arupadatu I diumumkan secara resmi oleh Gubernur Banten Andra Soni dalam konferensi pers di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (17/9) petang. Operasi gabungan yang berlangsung selama 10 hari sejak Senin (7/9) itu dinyatakan tidak lagi efektif.

Meski begitu, Kantor Berita ANTARA memastikan tidak menarik diri dari tanggung jawab moral kepada keluarga almarhum. Benny Siga Butarbutar menyebut dukungan akan terus diberikan, terutama kepada Desi Purnama Sari sebagai istri Bagus Khoirunas.

Mengapa Operasi SAR Akhirnya Dihentikan

Gubernur Banten Andra Soni memaparkan bahwa sepanjang operasi digelar, tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun awak kapal di seluruh sektor penyisiran. Kondisi itu yang menjadi dasar penghentian operasi.

"Sudah tidak efektif, maka dengan berat hati pelaksanaan operasi gabungan ini dinyatakan dihentikan," kata Andra dalam konferensi pers tersebut.

Keputusan itu diambil setelah melalui pertimbangan prosedur dan kewenangan Basarnas sebagai penanggung jawab operasi. ANTARA menyatakan menghormati seluruh pertimbangan yang mendasarinya.

Sikap ANTARA: Pencarian Berhenti, Pendampingan Jalan Terus

Benny menegaskan bahwa bagi ANTARA, berhentinya operasi pencarian bukan akhir dari segalanya. Pihaknya tetap membuka kemungkinan adanya perkembangan atau informasi baru yang bisa memberi kepastian bagi keluarga.

"Kami menghormati keputusan Basarnas dan seluruh pertimbangan yang mendasarinya. Namun bagi kami, berhentinya operasi pencarian tidak berarti berhentinya harapan," kata Benny dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Sejak Bagus dilaporkan hilang kontak, ANTARA disebut terus berkoordinasi selama proses pencarian dan memberikan pendampingan langsung kepada Desi Purnama Sari dan keluarga. Pendampingan itu akan berlanjut selama masa berat yang mereka jalani.

"ANTARA akan tetap hadir memberikan pendampingan, dukungan, serta perhatian yang diperlukan oleh keluarga selama menjalani masa yang sangat berat ini," ujarnya.

Apresiasi untuk Tim SAR dan Solidaritas Insan Pers

Benny menyampaikan apresiasi kepada Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polri, pemerintah, rekan-rekan media, dan masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian Bagus sejak awal. Menurutnya, solidaritas yang muncul selama proses pencarian menunjukkan kuatnya kepedulian terhadap keselamatan insan pers yang menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.

ANTARA juga akan terus berkomunikasi dengan keluarga Bagus dan mengikuti setiap perkembangan yang ada. Setiap langkah tetap akan menghormati keputusan keluarga serta informasi resmi dari pihak berwenang.

Operasi SAR gabungan terhadap rombongan jurnalis dan kru KM Arupadatu I sendiri resmi ditutup setelah berlangsung 10 hari. Hingga penghentian operasi, tim SAR tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun awak kapal di seluruh sektor penyisiran.

Follow kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks