TANGERANG SELATAN — Pemkot Tangsel mengalokasikan anggaran dari Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) untuk membiayai pengadaan seragam batik dan pakaian olahraga gratis. Program ini mulai direalisasikan pada tahun ajaran baru 2026/2027 dan didistribusikan langsung melalui masing-masing sekolah.
Bantuan seragam diberikan kepada siswa di jenjang pendidikan tertentu. Penerima program adalah siswa kelas I dan kelas IV Sekolah Dasar Negeri (SDN) serta siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menyebutkan, jenis seragam yang diberikan berupa seragam batik dan pakaian olahraga. “Seragam yang diberikan berupa seragam batik dan pakaian olahraga. Harapannya, program ini dapat membantu mengurangi pengeluaran orang tua saat memasuki tahun ajaran baru,” ujar Pilar dalam keterangannya di Tangerang, Sabtu.
Pembiayaan program seragam gratis bersumber dari anggaran BOSDA Kota Tangerang Selatan. Pemerintah daerah mengalokasikan tambahan anggaran khusus untuk pengadaan dua jenis pakaian tersebut.
“Anggarannya berasal dari BOSDA Tangsel. Kami mengalokasikan tambahan anggaran untuk pengadaan seragam batik dan olahraga,” jelas Pilar. Ia menambahkan, jika kemampuan APBD semakin kuat, Pemkot berupaya menganggarkan seluruh kebutuhan seragam sekolah di masa mendatang.
Distribusi seragam dilakukan melalui sekolah masing-masing. Pilar mengatakan, seragam dijadwalkan sudah dapat diterima siswa saat masuk tahun ajaran baru, sekitar bulan Juli 2026.
“Nanti dibagikan melalui sekolah masing-masing. Insya Allah mulai tahun ini, saat masuk tahun ajaran baru sekitar bulan Juli, seragam sudah dapat diterima oleh para siswa,” kata dia.
Program ini merupakan bentuk perhatian pemda dalam membantu meringankan beban orang tua memenuhi kebutuhan pendidikan anak. “Kita melihat kondisi ekonomi saat ini. Ini merupakan bentuk perhatian Pemkot Tangsel untuk membantu dan meringankan beban masyarakat,” ujar Pilar.