TANGERANG — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa setiap rupiah yang masuk dari pajak akan dikelola secara transparan dan akuntabel. “Setiap penerimaan pajak akan kami kelola secara transparan dan akuntabel untuk manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” kata Maesyal, Senin (8/6/2026).
Pemkab Tangerang menilai generasi muda adalah tulang punggung ekonomi digital yang potensial. Alih-alih pendekatan birokratis yang kaku, Pemkab memilih cara yang lebih dekat dengan keseharian mereka. Pajak Digital Award 2026 dirancang untuk memberikan apresiasi kepada wajib pajak muda yang taat, sementara Tangkab Expo menjadi ajang rekreatif yang mengedukasi.
Pajak Digital Award 2026 akan memberikan penghargaan kepada individu maupun pelaku usaha muda yang konsisten membayar pajak secara digital. Sedangkan Tangkab Expo dirancang sebagai pameran yang menggabungkan hiburan dan edukasi perpajakan. Kedua acara ini diharapkan bisa mengubah stigma bahwa pajak hanya urusan orang tua atau perusahaan besar.
Bupati Maesyal berjanji akan membuka data penggunaan anggaran kepada publik. Langkah ini diambil untuk membangun kepercayaan, terutama di kalangan anak muda yang kerap kritis terhadap tata kelola pemerintahan. “Setiap penerimaan pajak akan kami kelola secara transparan,” ujarnya menegaskan komitmennya.
Pemkab Tangerang optimistis pendekatan baru ini bisa meningkatkan partisipasi generasi muda. Dengan menggabungkan apresiasi, hiburan, dan transparansi, mereka berharap angka kepatuhan pajak di kalangan milenial dan Gen Z bisa melonjak signifikan. Inovasi ini sekaligus menjadi model bagi daerah lain di Indonesia yang ingin menjangkau wajib pajak muda.