Merdeka Gold Resources Temukan 445 Ribu Ons Emas Baru di Gorontalo, Total Inventaris Tembus 7,4 Juta Ons

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Senin, 08 Juni 2026 | 19:42:31 WIB
PT Merdeka Gold Resources umumkan temuan 445 ribu ons emas baru di Kolokoa, Gorontalo.

BANTEN — Jakarta – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) resmi mengumumkan estimasi sumber daya mineral perdana (maiden Mineral Resource Estimate/MRE) untuk Prospek Kolokoa, yang berlokasi hanya 500 meter dari Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Berdasarkan perhitungan per 1 Juni 2026, area ini menyimpan 42 juta ton bijih dengan kadar emas 0,33 gram per ton, atau setara 445 ribu ons emas.

Tambahan ini langsung mendorong total inventaris sumber daya mineral Tambang Emas Pani dari 7,0 juta ons menjadi sekitar 7,4 juta ons emas. Kenaikan 6 persen itu sekaligus mempertegas skala dan potensi pertumbuhan EMAS ke depan.

Eksplorasi Kilat Enam Bulan, Hasilnya Langsung Terukur

Presiden Direktur EMAS, Boyke Poerbaya Abidin, menegaskan bahwa temuan ini membuktikan kemampuan perusahaan dalam mengonversi hasil eksplorasi menjadi sumber daya mineral secara cepat. “Dalam waktu enam bulan, kami berhasil menetapkan sumber daya mineral perdana yang mengandung 445 ribu ons emas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (8/6).

Program pengeboran utama berlangsung antara November 2025 hingga April 2026. Sebanyak 54 lubang bor dengan metode diamond drilling sepanjang total 11.701,6 meter digarap untuk memetakan bentuk, kontinuitas, dan distribusi kadar mineralisasi emas di Kolokoa. Hasilnya memberikan tingkat keyakinan geologi yang memadai untuk mendukung estimasi perdana ini.

Sinergi dengan Tambang Pani, Potensi Ekonomi Menggoda

Lokasi Kolokoa yang berdekatan dengan operasi Tambang Emas Pani memberi keuntungan logistik signifikan. Perusahaan bisa memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada, sehingga menekan biaya pengembangan. “Ini memberi fleksibilitas dalam perencanaan tambang dan optimalisasi kadar bijih,” imbuh Boyke.

Uji metalurgi awal dengan metode bottle-roll menunjukkan hasil menggembirakan. Material oksida mencatat tingkat perolehan emas 87 hingga 94 persen, sementara material transisi mencapai 81 hingga 92 persen. Angka ini mendukung kesesuaian Kolokoa dengan operasi pengolahan yang sudah berjalan di Tambang Pani.

Masih Terbuka Lebar, Pengeboran Lanjutan Disiapkan

Mineralisasi emas di Kolokoa dinilai masih terbuka ke berbagai arah—utara, selatan, dan lapisan lebih dalam. EMAS akan menggunakan model geologi dan sumber daya mineral yang sudah disusun untuk memandu pengeboran lanjutan, studi metalurgi, serta kajian perencanaan tambang ke depan.

Perusahaan menegaskan bahwa hasil ini menjadi dasar penting untuk mengevaluasi potensi pengembangan Kolokoa sebagai bagian dari sistem Tambang Emas Pani. Kegiatan eksplorasi akan terus dilakukan secara disiplin dan terarah demi memperkuat basis sumber daya mineral perusahaan.

EMAS berkomitmen menyampaikan pembaruan lebih lanjut apabila terdapat hasil eksplorasi dan studi teknis material sesuai standar pelaporan yang berlaku. Dengan tambahan 445 ribu ons ini, target produksi puncak 500 ribu ons per tahun bukan lagi sekadar wacana.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: tambang.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top