Gempa 7,7 Guncang Sulut, Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Bitung hingga Gorontalo Aman

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 13:05:01 WIB
Tim Pertamina melakukan inspeksi fasilitas Terminal Bitung pasca-gempa 7,7 Sulut.

BANTEN — Integrated Terminal Manager Bitung, Arman Prastiono, mengungkapkan bahwa sesaat setelah gempa terjadi, tim keselamatan dan operasional langsung dikerahkan. "Kami terus memantau perkembangan situasi. Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi kedaruratan," ujarnya di Bitung, Senin malam.

Seluruh pekerja dan mitra kerja sempat dievakuasi ke titik kumpul (master point) sesuai prosedur. Tim HSSE, Security, dan Reliability Station kemudian melakukan patroli serta pemeriksaan menyeluruh di area fasilitas dan jalur pipa untuk memastikan tidak ada kerusakan struktural.

Hasil Inspeksi: Terminal Bitung dan Gorontalo Aman

Hasil pengecekan awal menunjukkan fasilitas utama Integrated Terminal Bitung dalam kondisi aman dan siap mendukung penyaluran energi. Hal serupa juga dilaporkan dari Integrated Terminal Gorontalo serta Aviation Fuel Terminal (AFT) Sam Ratulangi di Manado.

"Setelah getaran mereda, tim langsung melakukan pemeriksaan. Hasilnya, fasilitas utama dalam kondisi aman," tambah Arman.

Terminal Tahuna Sempat Dihentikan, Kini Bersiap Operasi Kembali

Satu-satunya fasilitas yang sempat terganggu adalah Fuel Terminal Tahuna. Operasionalnya dihentikan sementara mengikuti arahan pemerintah daerah, BPBD, dan otoritas setempat sebagai langkah antisipatif terhadap potensi tsunami. Meski begitu, hasil pengecekan awal memastikan infrastruktur di Tahuna tidak mengalami kerusakan berarti.

Pertamina akan menjalankan kembali operasional Fuel Terminal Tahuna begitu BMKG dan instansi berwenang resmi menyatakan kondisi sudah aman.

Koordinasi dengan BMKG dan BPBD Diperketat

Untuk mengantisipasi gempa susulan, Pertamina terus memantau kondisi lapangan secara berkala. Perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar setiap langkah operasional selaras dengan perkembangan situasi terkini.

"Ketersediaan energi bagi masyarakat tetap menjadi perhatian kami dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan," tegas Arman.

Hingga berita ini diturunkan, distribusi BBM dari terminal-terminal utama di Sulawesi Utara berjalan normal. Pertamina memastikan masyarakat tidak perlu panic buying karena stok dan infrastruktur penyaluran dalam kondisi terkendali.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: pasardana.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top