Menlu Sugiono Sampaikan Pesan Prabowo ke Pemimpin Myanmar, Dorong Perdamaian Inklusif

Penulis: Luqman Arif  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 17:23:01 WIB
Menlu Sugiono menyampaikan pesan Presiden Prabowo dalam pertemuan bilateral dengan pemimpin Myanmar di Naypyidaw.

BANTEN — Pertemuan bilateral itu menjadi bagian dari rangkaian dialog tingkat tinggi antara ASEAN dan Myanmar. Sugiono menekankan bahwa penyelesaian konflik di Myanmar harus bersifat Myanmar-owned dan Myanmar-led, atau sepenuhnya dimiliki dan dipimpin oleh pihak Myanmar sendiri.

Pesan Prabowo dan Kerangka Lima Poin Konsensus

Dalam pertemuan tertutup tersebut, Sugiono menyampaikan langsung pesan Presiden Prabowo mengenai pentingnya stabilitas di kawasan. Indonesia, kata dia, siap bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan di Myanmar untuk mendorong dialog dan mendukung upaya damai.

"Indonesia siap bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan di Myanmar guna mendorong dialog dan mendukung upaya penyelesaian konflik secara damai," demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI, Selasa (9/6).

Pemerintah Indonesia juga menyerukan agar proses perdamaian mengacu pada implementasi Lima Poin Konsensus ASEAN. Kesepakatan itu menjadi kerangka bersama yang telah disepakati para pemimpin ASEAN untuk menyelesaikan krisis politik di Myanmar.

Bantuan Kemanusiaan Pasca-Gempa 2025

Kunjungan Sugiono ke Naypyidaw sekaligus menjadi simbol solidaritas Indonesia terhadap rakyat Myanmar. Selain membahas politik, Indonesia telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan, kesehatan, dan penanggulangan bencana—termasuk pascagempa besar yang melanda Myanmar pada 2025 lalu.

Pemerintah RI menilai stabilitas Myanmar tidak bisa dilepaskan dari aspek kemanusiaan. Oleh karena itu, bantuan kesehatan dan logistik terus dikirimkan sebagai bagian dari pendekatan diplomasi yang lebih luas.

Pembahasan Bilateral: Ekonomi hingga Pendidikan

Selain bertemu Min Aung Hlaing, Sugiono juga menggelar pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Myanmar U Tin Maung Swe. Keduanya membahas sejumlah isu bilateral dan kawasan, termasuk upaya memperkuat kerja sama ekonomi, pendidikan, serta hubungan antarmasyarakat.

"Indonesia akan terus bekerja sama secara konstruktif dengan Myanmar dan seluruh negara anggota ASEAN untuk mewujudkan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera," tulis Kemlu RI dalam keterangan resminya.

Bagian dari Rangkaian Kunjungan Menlu ASEAN

Kunjungan Sugiono merupakan bagian dari engagement berkelanjutan negara-negara ASEAN dengan Myanmar. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Filipina, Thailand, dan Malaysia juga telah melakukan kunjungan serupa ke negara tersebut.

Langkah ini menunjukkan bahwa ASEAN masih memegang peran sentral dalam mendorong dialog di Myanmar, meskipun situasi politik di negara itu masih menjadi tantangan serius bagi stabilitas kawasan.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: kumparan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top