Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mahasiswa STISIP Banten Raya di Pandeglang Bersihkan Kampus dan Musala

Penulis: Mustofa Kamal  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 17:37:01 WIB
Mahasiswa STISIP Banten Raya membersihkan kampus dan musala dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

PANDEGLANG — Dosen pengampu mata kuliah Birokrasi Pemerintahan, Ari Supriadi, sengaja memindahkan ruang kelas ke halaman belakang kampus. Alih-alih mendengarkan ceramah di dalam ruangan, para mahasiswa diajak memotong rumut yang meninggi dan membersihkan area musala.

"Biasanya belajar di ruang kelas, hari ini kelas saya pindah ke halaman belakang kampus. Mahasiswa saya ajak bersih-bersih semak-semak dan juga musala," ujar Ari, alumni Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu.

Intelektualitas Tidak Hanya Nilai Akademik

Menurut Ari, aksi ini bertujuan menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap kondisi lingkungan sekitar. Ia menilai, intelektualitas tidak cukup diukur dari prestasi akademik semata.

"Kampus tempat belajar, menganalisa serta kritis terhadap fenomena sosial. Namun jika ternyata di lingkungan kampus sendiri masih kotor dengan sampah, sepertinya kita belum pantas bicara lebih. Jadi lebih baik bersihkan kampus dari sampah, ciptakan lingkungan yang bersih dan sehat baru kita bicara yang lain," tegasnya.

Target Jangka Panjang: Kebun Pangan dan Apotek Hidup

Ari mengungkapkan, aksi bersih-bersih ini baru langkah awal. Ke depan, ia bersama mahasiswa berencana membuat kebun pangan dan apotek hidup di area belakang kampus. Namun, proyek itu membutuhkan dukungan seluruh civitas akademika.

"Ini adalah langkah awal, project ke depan bersama mahasiswa kita ingin membuat kebun pangan dan apotek hidup di area belakang kampus. Namun tentu project ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dari semua civitas akademika," pungkasnya.

Mahasiswa: Musala Kini 90 Persen Bersih

Salah satu mahasiswi, Putri Dwi Riyana, yang bertanggung jawab membersihkan musala, mengaku kondisi tempat ibadah tersebut sebelumnya cukup tidak terawat. Setelah aksi, ia menyebut 90 persen area musala sudah selesai dibersihkan.

"Tadi lantai dipel dua kali, karpet dijemur dan dibersihkan dari debu. Jadi sekarang kalau mau salat Insyaallah bisa lebih nyaman," ujarnya.

Senada, Raihan Hidayatullah, mahasiswa peserta aksi, berharap kegiatan serupa bisa menjadi kebiasaan. "Kita berharap setelah ini dibersihkan, teman-teman yang lain juga turut menjaga kebersihan di lingkungan kampus dengan tidak membuang sampah sembarangan," kata Raihan.

Ketua STISIP Dorong Skala Lebih Besar

Ketua STISIP Banten Raya, Nasir, mengapresiasi inisiatif mahasiswa semester 2 tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Namun, ia berharap ke depan aksi serupa bisa melibatkan seluruh mahasiswa.

"Kegiatan ini sangat bagus apalagi momennya pas dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Namun ke depan skalanya bisa lebih besar dengan melibatkan seluruh mahasiswa, namun saya tentu mengapresiasi kegiatan ini," kata Nasir.

Ia mengajak seluruh akademika STISIP Banten Raya untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan kampus, karena hal itu merupakan tanggung jawab bersama.

Reporter: Mustofa Kamal
Back to top