Wagub Banten Achmad Dimyati Sebut Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat Lewat Program TMMD dan Karya Bakti

Penulis: Nurul Huda  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 16:27:01 WIB
Wagub Banten Achmad Dimyati menegaskan sinergi kuat TNI dan rakyat melalui program TMMD dan karya bakti.

SERANG — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa kemanunggalan antara TNI dan rakyat di Banten sudah berjalan sangat baik. Ia mencontohkan sejumlah program seperti TMMD, karya bakti, dan program padat karya sebagai bukti nyata sinergi tersebut.

“Sekarang sudah sangat manunggal karena banyak program-program padat karya, program karya bakti, program TMMD, itu kan dengan masyarakat dan kelihatan kan hasilnya lebih bagus, kuantitasnya lebih baik dan kualitasnya lebih handal, lebih tahan,” kata Dimyati di hadapan para Danramil dan Babinsa.

Soliditas TNI dan Kedekatan dengan Warga

Menurut Dimyati, TNI memiliki soliditas yang sangat tinggi dan kecintaan terhadap tanah air yang luar biasa. Tugas TNI tidak hanya menjaga pertahanan negara dari ancaman luar dan dalam negeri, tetapi juga hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Selama ini yang sudah saya rasakan, TNI melakukan itu baik Babinsa termasuk Danramil, kerjasamanya mereka lebih nyaman, lebih tentram,” ungkapnya.

Pengalaman Wagub: Dari DPR hingga Bupati

Dimyati menceritakan pengalamannya melihat langsung kedekatan TNI dengan masyarakat. Ia mengaku sudah merasakan hal itu sejak menjadi anggota DPR RI, kemudian saat menjabat Bupati Pandeglang, hingga kini sebagai Wakil Gubernur Banten.

“Saya lihat mereka dekat dengan masyarakat dan selalu hadir, itu kelebihan mereka,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Panglima TNI, Pangdam III/Siliwangi, dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) yang terus mendorong berbagai program TNI untuk hadir khususnya di Banten.

Danrem: Apel untuk Samakan Persepsi Tugas

Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 064/Maulana Yusuf Brigjen Daru Cahyadi Soeprapto mengatakan, apel yang digelar di selasar Masjid Al Bantani itu merupakan momentum untuk menyamakan persepsi terkait pelaksanaan tugas yang telah diarahkan oleh pimpinan TNI.

“Kita menyamakan persepsi untuk penjabaran atas perintah tugas yang telah dikembangkan dari pimpinan baik dari Panglima TNI, kemudian Kepala Staf Angkatan Darat, Pangdam III Siliwangi. Sehingga bisa dijalankan dan dijabarkan secara nyata oleh ujung tombaknya yaitu Danramil dan Babinsa,” ujarnya.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: jurnalklik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top