TANGERANG — Warga Kota Tangerang yang ingin mengikuti program ini hanya perlu membawa fotokopi KTP dan kartu BPJS Kesehatan jika memilikinya. Layanan dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di puskesmas yang telah dijadwalkan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, Tihar Sopian, merinci jadwal pelayanan sebagai berikut:
Program ini menyasar seluruh pasangan usia subur di Kota Tangerang. Selain metode jangka pendek seperti KB pil, suntik, dan kondom, tersedia pula metode jangka panjang seperti implan dan IUD. Dua metode kontrasepsi mantap—tubektomi untuk perempuan dan vasektomi untuk laki-laki—juga disediakan bagi warga yang menginginkan KB permanen.
"Seluruh layanan diberikan oleh tenaga kesehatan profesional dengan standar pelayanan yang aman dan bermutu," ujar Tihar Sopian di Tangerang, Sabtu.
Menurut Tihar, layanan ini tidak sekadar membagikan alat kontrasepsi. Warga yang datang akan mendapat konsultasi terlebih dahulu untuk menentukan metode KB yang paling sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan masing-masing. "Pelayanan KB gratis ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga guna mendukung kesehatan ibu, anak, serta kesejahteraan keluarga secara menyeluruh," katanya.
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. "Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan reproduksi serta mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas," tambah Tihar.