Rakerda Karang Taruna Kabupaten Serang 2026 Digelar di Cikande, Bendahara Minta Program Kerja Tak Sekadar Seremonial

Penulis: Nurul Huda  •  Selasa, 08 September 2026 | 19:31:01 WIB
Ratusan kader Karang Taruna se-Kabupaten Serang mengikuti Rakerda 2026 di Hotel Swiss-Belinn Cikande, Selasa (8/9/2026).

SERANG — Ratusan kader Karang Taruna dari tingkat kecamatan hingga desa mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kabupaten Serang 2026 yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Cikande, Selasa (8/9/2026). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Serang, Bahrul Ulum.

Desi Ferawati, yang menjabat sebagai Ketua Panitia sekaligus Bendahara Karang Taruna Kabupaten Serang, mengingatkan agar Rakerda tidak diposisikan sekadar kegiatan seremonial organisasi. Ia mendorong forum ini menjadi ruang konsolidasi gagasan untuk menentukan arah gerak organisasi kepemudaan dalam beberapa tahun ke depan.

"Karang Taruna hari ini melaksanakan Rakerda bukan hanya sebatas menjalankan rutinitas organisasi secara seremonial, tapi mudah-mudahan Rakerda ini juga menghasilkan beberapa rumusan program kerja yang insya Allah bisa memberikan manfaat konkret dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Serang dalam melayani masyarakat Kabupaten Serang," kata Desi kepada wartawan.

Jaringan Hingga Desa Jadi Modal Utama

Menurut Desi, kekuatan utama Karang Taruna terletak pada struktur organisasinya yang menyentuh langsung lapisan masyarakat paling bawah. Kondisi ini, lanjutnya, menjadi modal strategis untuk merancang program yang sesuai dengan kebutuhan riil di tiap wilayah.

Ia menilai keberadaan organisasi kepemudaan semestinya mampu menjawab persoalan yang berkembang di tingkat akar rumput. Karena itu, setiap rumusan yang dihasilkan dalam Rakerda harus bisa diterjemahkan menjadi kegiatan yang meningkatkan peran dan potensi pemuda di Kabupaten Serang.

"Khususnya para pemuda dan pemudi yang bersatu dalam satu Karang Taruna," tambahnya.

Target: Hasil Rakerda Bukan Hanya di Atas Kertas

Desi menegaskan tolak ukur keberhasilan Rakerda bukan sekadar terlaksananya agenda. Ia menekankan pentingnya tindak lanjut nyata dari setiap kesepakatan yang dihasilkan dalam forum tersebut.

"Jangan sampai Rakerda hanya menghasilkan rumusan di atas kertas. Yang paling penting bagaimana hasilnya nanti bisa diwujudkan menjadi program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.

Ia berharap kader dari tingkat kecamatan hingga desa menyumbangkan gagasan terbaik selama proses pembahasan. Rakerda juga dinilai menjadi momentum evaluasi atas program yang berjalan sekaligus menyusun langkah baru yang lebih relevan dengan kondisi masyarakat.

Sinergi dengan Pemkab Serang Jadi Kunci Keberlanjutan

Desi menyoroti pentingnya kolaborasi antara Karang Taruna dan Pemerintah Kabupaten Serang. Sinergi tersebut dinilai krusial agar program pemberdayaan masyarakat dan kepemudaan dapat berjalan berkelanjutan, tidak berhenti pada satu periode kepengurusan.

Lewat forum ini, ia berharap seluruh peserta menghasilkan kesepakatan yang memperkuat organisasi sekaligus memperbesar kontribusi Karang Taruna dalam pembangunan Kabupaten Serang. Rakerda 2026 diikuti ratusan kader yang tersebar di seluruh kecamatan dan desa se-Kabupaten Serang.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: faktabanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top