Dinas Kesehatan Kota Tangerang menggandeng Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Banten menggelar layanan konseling dan pemeriksaan kesehatan jiwa bagi petugas kesehatan di seluruh puskesmas. Kegiatan berlangsung berkala dengan psikolog untuk mendeteksi dini kondisi mental pegawai sebelum mereka turun melayani warga. Sebanyak 79 petugas penanggung jawab kesehatan jiwa dari puskesmas se-Kota Tangerang dilibatkan dalam program ini.
TANGERANG — Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyatakan layanan konseling dan pemeriksaan kesehatan jiwa menyasar petugas lapangan yang tugasnya dinilai kompleks. Pemeriksaan dilakukan sebelum petugas turun ke lapangan supaya mereka lebih dulu mengenali kondisi mental diri sendiri.
"Karena tugas tenaga kesehatan tersebut sangat kompleks khususnya mengedukasi mengenai kesehatan, maka kami menekankan untuk kesehatan pata petugas agar menjadi contoh serta membantu proses penyembuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan mental," ujar dr. Dini.
Dinkes Kota Tangerang menghadirkan 79 petugas penanggung jawab kesehatan jiwa dari puskesmas se-Kota Tangerang. Menurut dr. Dini, petugas itu termasuk dokter yang sudah terlatih mendeteksi dan menangani masalah kesehatan mental sejak tingkat puskesmas.
"Kami hadirkan 79 petugas penanggung jawab kesehatan jiwa dari puskesmas se-Kota Tangerang termasuk dokter-dokter yang sudah terlatih untuk mendeteksi dan menangani masalah kesehatan mental sejak tingkat puskesmas," terang dr. Dini.
Psikolog Klinis Siti Bahiyah menjelaskan proses skrining dijalankan bertahap untuk memilah kondisi peserta ke dalam beberapa tingkatan. Pemilahan itu mencakup kategori hijau atau ringan, kuning atau sedang, dan merah atau tinggi.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, secara umum tidak ditemukan masalah berat yang mengganggu performa dan kinerja pegawai di lingkungan Dinkes Kota Tangerang. Temuan itu jadi dasar penyusunan rekomendasi tindak lanjut bagi pegawai di tiap kategori.
"Hasil evaluasi merekomendasikan tindak lanjut berupa edukasi manajemen kecemasan dan komunikasi asertif, serta pendampingan konseling bagi pegawai kategori tinggi agar kesehatan mental dan produktivitas kerja tetap terjaga," ujarnya.
Edukasi manajemen kecemasan dan komunikasi asertif jadi dua materi yang direkomendasikan bagi pegawai. Khusus pegawai kategori tinggi, pendampingan konseling disiapkan agar kesehatan mental dan produktivitas kerja tetap terjaga.
Dinkes Kota Tangerang berharap seluruh pegawai bisa bekerja dengan fisik bugar sekaligus jiwa sehat. Kondisi itu dinilai jadi prasyarat agar pelayanan publik bagi warga Kota Tangerang berjalan maksimal.
Layanan konseling dan pemeriksaan kesehatan jiwa bagi petugas kesehatan dijadwalkan berlanjut secara berkala bersama psikolog dari IPK Indonesia Wilayah Banten.