SERANG — Tablig akbar tersebut menghadirkan Ustaz Das'ad Latif, pendakwah yang dikenal lewat ceramahnya di berbagai kota. Dalam tausiahnya, ia menilai kehadiran ulama pada malam peringatan HUT Provinsi Banten sebagai langkah yang tepat bagi warga untuk memperoleh pencerahan keagamaan.
"Kita bersyukur ulama didatangkan malam ini, sehingga masyarakat Banten bisa mendengarkan dakwah," kata Das'ad Latif di hadapan jamaah.
Das'ad Latif menyampaikan pesan khusus kepada Gubernur Andra Soni soal pembangunan sumber daya manusia di Banten. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan perlu terus menjadi fokus utama, salah satunya dengan membuka akses seluas-luasnya bagi anak berprestasi.
Ia menyarankan pemerintah menjaring anak-anak cerdas dari kabupaten dan kota untuk diberi beasiswa, bahkan dikirim ke luar negeri bila memungkinkan. Tujuannya agar mereka kembali ke Banten setelah lulus dan membangun daerahnya sendiri.
"Pak Gubernur Andra Soni, kualitas pendidikan perlu terus ditingkatkan di Banten. Caranya, cari anak-anak cerdas yang memiliki kapasitas intelektual baik di kabupaten dan kota, berikan mereka beasiswa. Kalau perlu, kirim ke luar negeri agar ketika lulus, mereka kembali ke Banten untuk membangun daerahnya," ujarnya.
Gubernur Banten Andra Soni menyebut tablig akbar sebagai wujud syiar Islam sekaligus sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan masyarakat. Atas nama pribadi dan Pemprov Banten, ia menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten.
"Semoga seluruh rangkaian acara peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten membawa keberkahan dan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan semangat kebersamaan, serta meneguhkan ikhtiar kita bersama dalam mewujudkan Banten yang maju dan sejahtera," kata Gubernur Andra Soni.
Tablig akbar di Masjid Agung Kesultanan Banten menjadi salah satu agenda keagamaan dalam peringatan ulang tahun provinsi yang berdiri sejak 2000. Lokasi kegiatan berada di kawasan Kasemen, Kota Serang, yang menyimpan jejak sejarah Kesultanan Banten.
Pemprov Banten belum merinci agenda lanjutan seusai tablig akbar. Namun peringatan HUT tahun ini menyoroti dua hal sekaligus: syiar keagamaan dan dorongan penguatan pendidikan bagi generasi muda Banten.