PLN Kembali Operasikan Gardu Induk Jampang Kulon 150 kV

Penulis: Nurul Huda  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 12:05:01 WIB
Gardu Induk Jampang Kulon 150 kV kembali beroperasi dengan kapasitas 1x60 MVA di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

BANTEN — PT PLN (Persero) mengoperasikan kembali Gardu Induk Jampang Kulon 150 kV berkapasitas 1x60 MVA di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Infrastruktur yang didukung jaringan transmisi 56,96 km dan 88 titik tower ini memperkuat pasokan listrik sekaligus membuka peluang investasi di wilayah Selatan Sukabumi.

Paragraf pembuka: Langkah PLN ini menjawab keterbatasan manuver jaringan yang selama ini membelit wilayah selatan Sukabumi. Sebelum gardu induk beroperasi kembali, alternatif pasokan dari gardu lain membuat proses pemulihan memakan waktu lebih panjang setiap kali terjadi gangguan. Kini konfigurasi sistem kelistrikan di kawasan tersebut lebih kuat dan fleksibel.

Infrastruktur Pendukung yang Disiapkan

Gardu induk berkapasitas 1x60 MVA itu ditopang jaringan transmisi sepanjang 56,96 kilometer, 88 titik tower, serta Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang menghubungkan PLTU Pelabuhan Ratu dengan Jampang Kulon. PLN juga telah menyiapkan empat jalur penyulang untuk menyalurkan listrik ke pelanggan.

Empat jalur penyulang tersebut menjadi kunci pembukaan layanan baru bagi calon pelanggan, terutama pelaku usaha yang selama ini terkendala keterbatasan daya di wilayah selatan.

Dorongan untuk UMKM dan Sektor Kelautan

Vice President Efisiensi, Kualitas dan Pengukuran Distribusi Jawa, Madura, dan Bali PLN Wahyu C Prasetyo menilai kehadiran gardu induk ini membuka ruang tumbuhnya usaha kecil di sekitar wilayah tersebut.

"Dengan energize-nya Gardu Induk Jampang Kulon 1x60 MVA yang sekarang sudah ada 4 jalur penyulang yang sudah disiapkan oleh teman-teman PLN, semakin membuka peluang usaha UMKM di sekitar," kata Wahyu.

Kabupaten Sukabumi sendiri memiliki garis pantai sepanjang 117 kilometer yang menopang sektor kelautan. Potensi ini selama ini sulit digarap optimal karena pasokan listrik di kawasan selatan belum sepenuhnya andal.

Kesiapan Jaringan Hadapi Pertumbuhan Kebutuhan

General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin menegaskan penguatan infrastruktur dilakukan agar pertumbuhan kebutuhan listrik berjalan seiring dengan kesiapan jaringan.

"Kami ingin memastikan pertumbuhan kebutuhan listrik berjalan beriringan dengan kesiapan infrastrukturnya. Dengan sistem yang semakin kuat dan andal, PLN dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan membuka ruang bagi tumbuhnya berbagai potensi usaha di wilayah Selatan Jawa Barat," ujarnya.

Joharifin menambahkan karakter geografis Jawa Barat yang luas dan beragam menuntut perencanaan serta investasi infrastruktur berkelanjutan, termasuk untuk wilayah dengan tantangan geografis seperti Selatan Sukabumi.

"Jawa Barat memiliki wilayah yang luas dengan karakteristik yang beragam. Karena itu, membangun sistem kelistrikan yang andal membutuhkan perencanaan, investasi infrastruktur, dan kolaborasi dengan banyak pihak. Kami terus memperkuat jaringan agar kebutuhan listrik masyarakat dapat dilayani, termasuk hingga wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis," paparnya.

Penutup: Pengoperasian kembali GI Jampang Kulon menambah kekuatan sistem kelistrikan Jawa Barat di titik yang selama ini terbatas alternatif pasokannya. Bagi pelaku usaha di Selatan Sukabumi, empat jalur penyulang yang tersedia menjadi pintu masuk untuk menambah daya dan mengembangkan kapasitas produksi.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top