BANTEN — Huawei Watch GT 7 Series kini mendukung olahraga raket seperti badminton dengan kemampuan mencatat jenis pukulan, jumlah swing, hingga heart rate selama permainan. Fitur ini tersedia di seluruh lini Watch GT 7 Series, termasuk varian Pro yang juga mendukung freediving, golf, dan trail running. Kehadiran fitur ini menandai pergeseran smartwatch dari sekadar pencatat kalori menjadi alat evaluasi performa olahraga.
Dalam sesi uji coba selama 26 menit 47 detik, layar Huawei Watch GT 7 mencatat 123 swings dengan detak jantung 122 bpm. Rincian pukulan yang terekam meliputi 72 forehand, 51 backhand, 75 overhand, dan 48 underarm.
Data tersebut memberi gambaran pola permainan pemain setelah pertandingan selesai. Pengguna bisa melihat apakah lebih banyak mengandalkan forehand atau backhand, sekaligus mengetahui frekuensi pukulan overhand dan underarm.
Angka yang tercatat bukan penilaian teknik pukulan benar atau salah. Namun data ini berguna sebagai gambaran kebiasaan bermain, dan pemain yang rutin berlatih bisa membandingkan statistik antar sesi untuk melihat perubahan pola.
Selain badminton, Huawei Watch GT 7 Series mendukung pickleball, padel, tenis, strength training, sepak bola, hingga stair climbing. Untuk olahraga outdoor, Huawei membawa fitur bersepeda seperti Virtual Power, Cycling FTP, Climb Route Planning, Climb Reminder, dan Sharp Turn Alert yang memberi peringatan saat pengguna mendekati tikungan tajam.
Dukungan ski hadir dengan peta lebih dari 3.000 ski resort, wrist-based turn detection, dan pengukuran G-force. Sementara Huawei Watch GT 7 Pro menambahkan dukungan freediving, golf, dan trail running.
Edy Supartono, Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia, mengatakan Watch GT 7 Series mampu merekam data pertandingan olahraga raket secara lebih lengkap.
"Untuk olahraga raket, Huawei Watch GT 7 Series bisa merekam data pertandingan secara lebih lengkap, seperti forehand, backhand, jumlah swing, longest rally hingga heart rate. Jadi pengguna setelah bermain bisa mengevaluasi permainan dengan lebih detail," ujar Edy dalam peluncuran Huawei Watch GT 7 Series di Jakarta.
Fitur pemantauan olahraga raket menjadi pembeda di segmen smartwatch yang selama ini didominasi pencatatan kalori dan detak jantung. Badminton termasuk olahraga paling populer di Indonesia, sehingga kemampuan mencatat forehand, backhand, overhand, dan underarm berpotensi relevan bagi basis pengguna lokal.
Huawei belum mengungkap jadwal rollout bertahap atau ketersediaan region spesifik untuk fitur ini di luar peluncuran yang sudah berlangsung.