5 Negara Asia Tenggara Paling Banyak Dikunjungi Turis

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:08:31 WIB
Wisatawan berjalan di kawasan Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, yang menjadi salah satu bandara terbesar di Asia Tenggara.

BANTEN — Malaysia mencatat 42,2 juta kunjungan wisatawan asing sepanjang 2025, naik 11,2 persen dari tahun sebelumnya. Angka itu menempatkannya di puncak daftar negara Asia Tenggara dengan turis terbanyak, disusul Thailand dan Vietnam. Indonesia sendiri masuk lima besar dengan 15,4 juta kunjungan.

Persaingan destinasi di Asia Tenggara makin ketat. Beberapa negara mencatat rekor kunjungan, sementara yang lain justru mengalami penurunan. Data terbaru sepanjang 2025 dan semester pertama 2026 memperlihatkan pergeseran peta wisata kawasan ini.

1. Malaysia

42,2 juta kunjungan pada 2025

Malaysia mempertahankan posisi teratas selama dua tahun berturut-turut. Jumlah kunjungan wisatawan asingnya naik sekitar 11,2 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada semester pertama 2026 saja, angkanya sudah menembus 21 juta wisatawan.

Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) menjadi salah satu bandara terbesar di Asia Tenggara. Perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, India, dan komunitas lokal membuat pengalaman wisatanya terasa beragam. Pemerintah Malaysia kini gencar menyasar wisatawan dari China, Indonesia, Jepang, dan India, termasuk lewat paket wisata durian yang sukses menarik minat pencinta kuliner.

2. Thailand

33 juta kunjungan pada 2025

Thailand turun ke posisi kedua meski tetap jadi destinasi favorit dunia. Angka kunjungannya menurun dari 35,5 juta pada tahun sebelumnya menjadi sekitar 33 juta.

Pantai Phuket dan Krabi, suasana malam Bangkok, pasar terapung, hingga kuil-kuil megah menjadi daya tarik utamanya. Kuliner yang mendunia seperti Pad Thai, tom yum, mango sticky rice, dan jajanan kaki lima di Chatuchak jadi alasan banyak turis ingin kembali lagi.

3. Vietnam

21,2 juta kunjungan pada 2025

Vietnam menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan wisata tercepat di kawasan. Jumlah wisatawannya melonjak dari 17,6 juta pada 2024 menjadi 21,2 juta pada 2025, membawanya naik ke posisi ketiga.

Perpaduan alam dan sejarah jadi magnet utama. Ada ribuan pulau batu kapur yang ikonik, kota tua yang dipenuhi lampion, hingga hiruk-pikuk kota yang menawarkan pengalaman urban seru. Budaya ngopi Vietnam juga punya tempat sendiri, dengan cà phê s?a ?á atau es kopi susu yang sudah jadi favorit wisatawan.

4. Singapura

16,9 juta kunjungan pada 2025

Singapura menempati posisi keempat dengan sedikit peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 16,5 juta. Wilayahnya memang tidak luas, tapi destinasi kelas dunianya lengkap.

Marina Bay Sands, Gardens by the Bay, dan Sentosa Island selalu ramai wisatawan. Transportasi MRT yang nyaman memudahkan turis berpindah tempat tanpa ribet. Pilihan kulinernya pun beragam, dari hawker centre legendaris sampai restoran berbintang Michelin.

5. Indonesia

15,4 juta kunjungan pada 2025

Indonesia masuk lima besar dengan sekitar 15,4 juta kunjungan wisatawan asing, naik dari 14,3 juta pada 2024. Daya tariknya tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Ada pantai dan budaya, Komodo, kekayaan sejarah, hingga surga penyelam dunia. Sektor kuliner juga jadi nilai jual, dengan rendang, sate, nasi goreng, dan gudeg yang membuat banyak wisatawan ingin kembali lagi.

Lima negara ini menunjukkan cara berbeda menarik wisatawan, dari kebijakan bebas visa hingga kekuatan kuliner dan budaya. Malaysia masih memimpin, tapi pertumbuhan Vietnam dan pemulihan Thailand patut diperhatikan dalam beberapa tahun ke depan.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: beautynesia.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top