Penyuluhan Stunting di Rimbo Ilir: Warga Diajak Perhatikan Gizi Anak

Penulis: Oman Sudirman  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:36:31 WIB
Babinsa Koramil 416-07/Rimbo Bujang, Kopka Poniman, menghadiri penyuluhan pencegahan stunting di Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo.

BANTEN — Kopka Poniman dari Koramil 416-07/Rimbo Bujang menghadiri penyuluhan pencegahan stunting di Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo. Kegiatan ini mengajak orang tua lebih memperhatikan gizi seimbang, pola asuh, dan pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini.

Penyuluhan pencegahan stunting digelar di Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo, dengan melibatkan aparat kewilayahan dan tenaga kesehatan. Babinsa Koramil 416-07/Rimbo Bujang, Kopka Poniman, hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Tujuan utamanya jelas: meningkatkan pemahaman warga soal pemenuhan gizi seimbang, pola pengasuhan yang baik, serta pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini. Pencegahan stunting memang butuh perhatian bersama, mulai dari keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah setempat, hingga masyarakat.

Mengapa Gizi Seimbang Jadi Kunci Pencegahan Stunting

Stunting bukan sekadar soal tinggi badan anak yang kurang. Kondisi ini berkaitan erat dengan kecukupan gizi sejak masa pertumbuhan, terutama pada periode emas anak.

Pemenuhan gizi seimbang menjadi fondasi utama. Orang tua perlu memastikan anak mendapat asupan protein, vitamin, dan mineral yang cukup setiap hari, bukan hanya kenyang tapi juga bergizi.

Pola Pengasuhan yang Baik Turut Menentukan

Selain makanan, cara orang tua mengasuh anak juga berpengaruh besar. Pola pengasuhan yang baik mencakup pemberian ASI, stimulasi perkembangan, hingga kebersihan lingkungan tempat anak tumbuh.

Penyuluhan ini menekankan bahwa pencegahan stunting tidak bisa dilakukan sepihak. Dibutuhkan kerja sama antara keluarga dan tenaga kesehatan untuk memastikan setiap anak tumbuh optimal.

Pentingnya Pemantauan Tumbuh Kembang Sejak Dini

Memantau tumbuh kembang anak sejak dini membantu orang tua mendeteksi masalah lebih cepat. Pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala secara rutin di posyandu menjadi langkah sederhana yang berdampak besar.

Jika ada tanda pertumbuhan yang tidak sesuai, orang tua bisa segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang anak tumbuh sehat.

Sinergi Aparat, Tenaga Kesehatan, dan Warga

Kehadiran Kopka Poniman dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan aparat kewilayahan terhadap program kesehatan. Sinergi antara aparat, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan semakin kuat.

Dengan kolaborasi seperti ini, upaya percepatan penurunan angka stunting di Kecamatan Rimbo Ilir bisa berjalan berkelanjutan.

Respons Warga: Tambah Pengetahuan Soal Gizi Anak

Salah satu warga yang mengikuti penyuluhan, Maemunah, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi soal pencegahan stunting penting agar orang tua semakin paham cara memenuhi kebutuhan gizi dan memantau pertumbuhan anak.

"Dengan adanya penyuluhan ini, kami bisa menambah pengetahuan tentang pentingnya gizi bagi anak dan bagaimana memperhatikan tumbuh kembangnya sejak dini," ujar Maemunah.

Kapan Perlu Konsultasi ke Tenaga Kesehatan

Orang tua sebaiknya segera berkonsultasi ke puskesmas atau posyandu jika berat badan anak tidak naik dalam beberapa bulan, anak terlihat lemas, atau tinggi badannya jauh di bawah anak seusia.

Jangan tunggu sampai masalah membesar. Tenaga kesehatan bisa membantu mengevaluasi asupan gizi dan memberikan panduan yang sesuai kebutuhan anak.

Pencegahan stunting dimulai dari langkah kecil di rumah: menyiapkan makanan bergizi, mengasuh dengan penuh perhatian, dan rajin memantau tumbuh kembang anak. Dengan dukungan tenaga kesehatan dan lingkungan sekitar, setiap anak punya kesempatan tumbuh sehat dan optimal.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: jambiprima.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top