PANDEGLANG — Santunan bagi 218 anak yatim menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Provinsi Banten yang digelar PWNU Banten di kawasan Coconut Island, Jalan Raya Carita, Caringin, Labuan, Kabupaten Pandeglang. Selain santunan, panitia menyalurkan bantuan untuk sejumlah pondok pesantren. Kegiatan berlangsung Minggu (18/10/2026).
Ketua PWNU Provinsi Banten KH Hafidz Gunawan menyebut pemilihan Pandeglang sebagai lokasi kegiatan dilakukan dengan pertimbangan tersendiri. Menurutnya, gelaran di kawasan wisata itu diharapkan turut mendorong kemajuan sektor pariwisata Banten.
"Dari kemarin diisi dengan khotmil Quran, batshul masail, jalan santai sarungan, istighotsah, dan bedah buku," jelas Hafidz.
PWNU Banten merangkai peringatan Hari Santri tahun ini dengan kegiatan keagamaan, pendidikan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Khotmil Quran dan batshul masail mengisi hari pertama. Jalan Santai Sarungan, istighotsah, dan bedah buku menyusul pada hari berikutnya.
Penyerahan santunan kepada anak yatim dan bantuan untuk pondok pesantren ditempatkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Panitia tidak merinci nominal bantuan yang disalurkan.
Peserta Jalan Sehat Sarungan dilepas dari Coconut Island dan finis di Pondok Pesantren Manbaul Qur'an Saung Shoang Pondok Huffadz Manbaul Qur'an, Kampung Sukahati, Kecamatan Kalanganyar, Labuan, Kabupaten Pandeglang. Gubernur Banten Andra Soni ikut melepas peserta.
Andra menilai tradisi pesantren merupakan modal sosial dan intelektual yang perlu dijaga serta dikembangkan sebagai bagian dari pembangunan daerah. Ia juga mengajak para santri menjaga warisan keilmuan ulama.
"Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2026," ucap Andra Soni saat melepas peserta jalan sehat.
Menurut Gubernur, santri diharapkan berkontribusi di berbagai bidang dan membawa manfaat ketika kembali ke tengah masyarakat. Ajakan itu disampaikan seiring perubahan zaman yang menuntut santri tetap adaptif.
Labuan dan Carita selama ini dikenal sebagai kawasan wisata pantai di pesisir barat Pandeglang. Penempatan acara di Coconut Island dinilai memberi dampak berganda: kegiatan keagamaan berjalan, kunjungan ke kawasan wisata ikut terdorong.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Banten ditutup dengan harapan penguatan persaudaraan, terjaganya kerukunan, dan meningkatnya kontribusi pesantren bagi masyarakat. PWNU Banten belum menyampaikan rencana kegiatan lanjutan pasca-peringatan.