PANDEGLANG — Haji Roid Saputra mempelopori pembangunan Rumah Yatim di Banten Selatan, sebuah inisiatif sosial yang menyasar anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu. Pembangunan rumah yatim digagas sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan perhatian bersama.
Keberadaan rumah yatim diharapkan menjadi tempat yang memberikan perhatian, pendampingan, serta kesempatan bagi anak-anak dan masyarakat untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.
Pembangunan Rumah Yatim dipandang sebagai salah satu bentuk kepedulian sosial yang memiliki nilai kemanusiaan tinggi. Bagi anak-anak yatim, fasilitas semacam ini menjadi ruang untuk tumbuh dengan pendampingan yang layak.
Inisiatif tersebut juga menyasar masyarakat kurang mampu yang selama ini membutuhkan perhatian dari berbagai pihak. Rumah yatim diposisikan bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kepedulian dan kebersamaan.
Sosok Haji Roid Saputra menjadi penggerak utama di balik gagasan pembangunan Rumah Yatim di Banten Selatan. Kiprah dan kepeduliannya terhadap anak yatim menjadi titik awal lahirnya inisiatif tersebut.
Melalui langkah itu, Haji Roid Saputra diharapkan dapat menginspirasi masyarakat, para dermawan, dan berbagai pihak untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap anak yatim disebut menjadi landasan penting dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang lebih peduli dan sejahtera.
Dalam mewujudkan pembangunan Rumah Yatim, dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan para donatur sangat diperlukan. Bantuan bisa disalurkan melalui tenaga, pemikiran, maupun materi sesuai kemampuan masing-masing pihak.
Partisipasi warga sekitar dan para dermawan dinilai menentukan kelancaran proses pembangunan. Tanpa dukungan bersama, gagasan menghadirkan rumah yatim di Banten Selatan akan sulit terwujud.
Pembangunan Rumah Yatim di Banten Selatan diharapkan tidak berhenti pada berdirinya bangunan fisik. Fasilitas itu digadang menjadi simbol kepedulian, kebersamaan, dan harapan bagi anak-anak yatim untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Keberadaan rumah yatim juga diharapkan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat Banten Selatan. Warga, dermawan, dan berbagai pihak diajak mengambil bagian dalam kegiatan sosial semacam ini.