BANTEN — Arema FC membawa catatan sempurna dalam dua lawatan terakhir ke markas Persija menjelang duel pekan keenam Super League di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi. Pelatih Marcos Santos menegaskan rekor itu tak membuat timnya terlena karena statistik tidak bermain di lapangan.
Duel pekan keenam Super League mempertemukan Persija dan Arema FC di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026). Kedua tim datang dengan modal serupa: sama-sama baru menelan kekalahan pada pekan sebelumnya.
Sebagai tuan rumah, Persija berstatus lebih diunggulkan. Namun catatan pertemuan terakhir berbicara lain. Singo Edan selalu pulang dengan tiga poin dalam dua kunjungan terakhirnya ke kandang Macan Kemayoran.
Pada Liga 1 2024/25, Arema menang 3-1 atas Persija di Stadion Patriot, 9 Maret 2025. Semusim berikutnya, mereka kembali menang 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 8 Februari 2026.
Dua hasil itu menjadi modal berharga bagi Marcos Santos. Pelatih asal Brasil tersebut mengakui rekor apik timnya, tetapi menolak menjadikannya jaminan.
"Menurut saya, statistik memang penting, tetapi statistik tidak bermain di lapangan. Kami tetap harus menjalankan tugas kami sendiri, masuk ke pertandingan dengan kuat, berkonsentrasi, dan menjaga organisasi permainan," kata Marcos Santos saat memberikan keterangan, Selasa (20/10).
"Karena itu, kami tidak bisa hanya mengandalkan catatan pertemuan sebelumnya. Kami ingin mempertahankan tren positif tersebut dan memberikan permainan yang menarik bagi semua orang yang hadir di stadion," ujarnya menambahkan.
Marcos Santos menilai laga besok berpotensi menyajikan tontonan menarik bagi suporter. Kedua klub punya hubungan erat di akar rumput pendukungnya, dan kekalahan pada pekan sebelumnya disebutnya semakin menambah motivasi untuk bangkit.
Bagi Arema, kemenangan di Bekasi akan memperpanjang tren positif sekaligus menjaga posisi di papan atas. Persija punya kepentingan tak kalah besar: memutus rekor buruk di kandang sendiri di hadapan pendukungnya.
"Namun, pada akhirnya, statistik tetaplah catatan di luar lapangan. Kami harus membuktikan kemampuan kami ketika pertandingan dimulai," ucap Marcos Santos.
Duel ini menjadi ujian bagi organisasi permainan kedua tim. Persija dituntut memanfaatkan status tuan rumah, sementara Arema harus membuktikan bahwa dua kemenangan sebelumnya bukan sekadar kebetulan.