TANGERANG — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang menyatakan Stadion Benteng Reborn dipilih panitia besar Porprov Banten VII 2026 sebagai lokasi pertandingan atletik. Menurutnya, lintasan di stadion itu sudah memenuhi standar nasional dan mampu menampung sejumlah mata cabang atletik sekaligus.
"Stadion ini dipilih panitia besar Porprov Banten VII 2026 sebagai venue cabor atletik, karena fasilitasnya yang sangat lengkap. Lintasannya berstandar nasional, belum lagi mata cabor atletik lainnya juga bisa diselenggarakan di sini," ujar Kaonang, Selasa (20/10/26).
Stadion Benteng Reborn berdiri di atas lahan seluas 15,6 ribu meter persegi. Kapasitas penonton mencapai 4.500 orang dengan tribun one seat beratap di sisi timur dan barat.
Selain lapangan sepak bola berstandar nasional, kawasan ini memiliki lintasan atletik, arena lompat jauh, lempar lembing, dan lempar cakram. Di bagian luar tersedia arena BMX dan skateboard.
Fasilitas pendukungnya meliputi kamar mandi, ruang ganti, ruang VIP, ruang sekretariat, musala, food court, dan area parkir berbasis e-parking.
Kaonang menyebut posisi stadion yang strategis memudahkan akses peserta dan penonton selama gelaran Porprov. Hotel, rumah sakit, jalan tol, bandara, hingga pusat perbelanjaan berada dalam jarak dekat.
"Stadion juga merepresentasikan Kota Tangerang sebagai Kota Olahraga. Tidak hanya fasilitasnya yang lengkap, letaknya juga sangat strategis di tengah kota, jadi dari hotel, rumah sakit, tol, bandara, sampai pusat perbelanjaan seperti mal dan sebagainya bisa diakses dengan dekat dan mudah," tambahnya.
Stadion Benteng Reborn bukan lokasi baru bagi kompetisi tingkat provinsi maupun nasional. Porprov Banten VI 2022, POPDA Banten XI 2024, dan Liga 2 Pegadaian Championship 2024 tercatat pernah digelar di sana.
Porprov Banten VII 2026 sendiri akan berpusat di Kota Tangerang Selatan. Stadion Benteng Reborn menjadi satu dari sejumlah venue yang dipakai, khususnya untuk cabang atletik.