Pencarian

FSPP Kabupaten Tangerang Rampungkan Muskerta II, Pesantren Didorong Jadi Pusat Kemandirian Ekonomi Lewat Pertanian Terpadu

Kamis, 23 Juli 2026 • 15:35:02 WIB
FSPP Kabupaten Tangerang Rampungkan Muskerta II, Pesantren Didorong Jadi Pusat Kemandirian Ekonomi Lewat Pertanian Terpadu
Peserta Musyawarah Kerja II FSPP Kabupaten Tangerang mengikuti sesi Sarasehan Ketahanan Pangan dan Pertanian Terpadu di Hotel Aston Serpong, Rabu (22/7/2026).

TANGERANG — Sebanyak 29 kecamatan mengirimkan perwakilan pengurus pondok pesantren dalam Musyawarah Kerja (Muskerta) II FSPP Kabupaten Tangerang yang berlangsung di Hotel Aston Serpong, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini bukan sekadar forum tahunan, melainkan titik tolak bagi pesantren untuk melebarkan peran dari pusat pendidikan menjadi episentrum pemberdayaan ekonomi rakyat.

Pertanian Terpadu Jadi Ujung Tombak Program

Agenda paling krusial dalam Muskerta kali ini adalah Sarasehan Ketahanan Pangan dan Pertanian Terpadu. Dua pembicara kunci dihadirkan: Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang Ujang Sudiartono dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Tangerang Chaidir.

Dalam sesi itu, pemerintah daerah memaparkan sejumlah strategi kolaborasi. Mulai dari pendampingan teknis, pelatihan agribisnis, hingga pengembangan lahan produktif di lingkungan pesantren. Ujang Sudiartono menegaskan bahwa Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) siap membuka ruang seluas-luasnya bagi pesantren yang ingin mengembangkan kawasan pertanian terpadu.

Mengapa Pesantren Harus Mandiri Secara Ekonomi?

Ketua FSPP Kabupaten Tangerang, Muhammad Amal Faihan Maimun, M.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa pesantren tidak boleh berpuas diri hanya melahirkan generasi unggul dalam ilmu agama. Menurutnya, lembaga pendidikan ini harus mampu menjadi pusat pemberdayaan yang nyata bagi masyarakat sekitar.

"Pesantren tidak cukup hanya melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu agama, tetapi juga harus mampu menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui program ketahanan pangan dan pertanian terpadu, kami ingin menjadikan pesantren sebagai pilar kemandirian ekonomi umat. Inilah ikhtiar bersama menuju kebangkitan umat yang dimulai dari lingkungan pesantren," ujarnya.

DPRD Beri Dukungan Penuh untuk Program Ketahanan Pangan

Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah FSPP yang menyasar isu strategis nasional: ketahanan pangan.

"Kami di DPRD Kabupaten Tangerang mendukung penuh berbagai program pemberdayaan pesantren. Ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional, dan pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor dalam pengembangan pertanian terpadu serta penguatan ekonomi kerakyatan," ungkap Amud.

Sinergi dengan Pemkab: Bukan Sekadar Seremonial

Kabag Kesra Setda Kabupaten Tangerang, Chaidir, memastikan bahwa komitmen pemerintah daerah terhadap pesantren bukanlah hubungan simbolis. Pemerintah Kabupaten Tangerang, kata dia, terus memperkuat kemitraan dengan pesantren sebagai mitra strategis pembangunan di bidang pendidikan, keagamaan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi.

Muskerta II ini tidak berhenti pada diskusi. FSPP Kabupaten Tangerang langsung merumuskan sejumlah program kerja berkelanjutan yang akan dijalankan bersama FSPP Provinsi Banten. Targetnya jelas: program yang dirancang harus berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tangerang.

Bagikan
Sumber: terastangerang.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks