BANTEN — PSIM Yogyakarta menyiapkan rencana permainan khusus untuk menjamu Persija Jakarta pada lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10). Laga kandang ini menjadi momentum Laskar Mataram menunjukkan kesiapan setelah kompetisi kembali bergulir seusai jeda liga.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean Paul Van Gastel menyatakan persiapan timnya berjalan sesuai rencana. Skuad Laskar Mataram kembali berlatih setelah para pemain menjalani libur beberapa hari, dan sesi latihan difokuskan pada pemantapan rencana permainan menghadapi Macan Kemayoran.
Van Gastel menyampaikan hal itu dalam konferensi pers menjelang pertandingan di Yogyakarta, Jumat. Ia menegaskan target timnya tidak berubah sejak awal musim.
Target Kemenangan di Setiap Laga Tidak Berubah
"Setelah masa jeda, liga kembali dimulai. Bagi kami, ini adalah pertandingan lain yang berusaha kami menangkan," kata Van Gastel.
Pelatih asal Belanda itu menjelaskan, tim pelatih telah menyusun strategi khusus untuk menghadapi Persija. Rencana tersebut sudah dipraktikkan dalam sesi latihan agar para pemain memahami peran dan tugas masing-masing di lapangan.
Meski begitu, Van Gastel memilih merahasiakan detail rencana permainan yang akan diterapkan. Ia hanya memastikan persiapan tersebut menjadi bagian dari upaya PSIM menghadapi Persija yang tampil kompetitif dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya.
"Jelas kami punya rencana permainan yang sudah kami latih kemarin. Tapi saya tidak bisa memberikan (informasi) rencana permainan itu," ujarnya.
Cahya Supriyadi Waspadai Tren Positif Persija
Optimisme serupa disampaikan pemain PSIM Yogyakarta Cahya Supriyadi. Ia memastikan para pemain siap memberikan kemampuan terbaik dengan menjalankan instruksi pelatih demi mengamankan hasil positif di hadapan pendukung sendiri.
"Kita akan memberikan yang maksimal untuk pertandingan besok," kata Cahya.
Cahya mengakui Persija merupakan lawan yang patut diwaspadai. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu terus menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa pertandingan terakhir.
Kendati demikian, ia menegaskan PSIM tidak akan menyerah begitu saja. Seluruh pemain diharapkan tetap fokus, bekerja keras, dan berjuang hingga peluit akhir untuk memperbesar peluang meraih hasil terbaik.
"Semoga kita bisa memberikan hasil yang terbaik karena kita tahu Persija juga makin melesat di pertandingan sebelum-sebelumnya, tapi kita akan berjuang sampai selesai," ujarnya.
Modal Penting untuk Menjaga Tren di Kandang
Duel di Stadion Sultan Agung menjadi ujian tersendiri bagi PSIM. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Laskar Mataram berpeluang memanfaatkan tekanan suporter untuk menekan Persija sejak menit awal.
Persija datang dengan modal tren positif, sehingga PSIM dituntut disiplin menjaga lini belakang sekaligus efektif saat membangun serangan. Persiapan yang telah dilakukan tim pelatih diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut.
Dengan rencana permainan yang sudah dimatangkan, PSIM berharap mampu memanfaatkan laga kandang untuk meraih kemenangan sekaligus menghadapi Persija dengan penuh percaya diri.