Pencarian

Anggota DPD RI Ade Yuliasih Dorong Perempuan Banten Berani Berpolitik, Tekankan Integritas Bukan Sekadar Kuota 30 Persen

Minggu, 11 Oktober 2026 • 17:01:01 WIB
Anggota DPD RI Ade Yuliasih Dorong Perempuan Banten Berani Berpolitik, Tekankan Integritas Bukan Sekadar Kuota 30 Persen
Anggota DPD RI Ade Yuliasih menjadi narasumber dalam seminar pendidikan politik bertema perempuan cerdas berpolitik di Kota Serang, Minggu (11/10/2026).

SERANG — Anggota DPD RI Provinsi Banten Hj. Ade Yuliasih menilai perempuan memiliki kapasitas setara dengan laki-laki untuk menentukan arah pembangunan bangsa. Karena itu, ia meminta kaum perempuan tidak merasa minder untuk terjun ke dunia politik.

Pernyataan itu disampaikan Ade dalam seminar pendidikan politik bertema perempuan cerdas berpolitik yang digelar Pimpinan Daerah Wanita Islam (WI) Kabupaten Serang. Kegiatan berlangsung di salah satu hotel di Kota Serang, Minggu (11/10/2026).

Kapasitas Setara, Asal Mau Terus Belajar

Menurut Ade, keberanian masuk ke dunia politik harus dibarengi kemauan terus belajar. Perempuan perlu memperluas wawasan, memperkuat karakter, dan menjaga integritas.

"Kaum perempuan jangan merasa tidak percaya diri untuk terjun di dunia politik. Perempuan juga mempunyai kapasitas yang sama dengan laki-laki, asalkan mau mengisi dirinya dengan karakter yang kuat dan pengetahuan yang baik," ujar Ade.

Ia menilai perempuan perlu aktif mengembangkan kemampuan lewat berbagai pelatihan dan memperkaya pengalaman. Bekal itu penting agar perempuan mampu menjalankan peran politik secara bertanggung jawab.

Pintar Saja Tidak Cukup Tanpa Integritas

Ade mengingatkan kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk menjadi pemimpin. Integritas disebutnya sebagai nilai utama bagi perempuan yang ingin berkiprah di dunia politik.

"Jangan sampai perempuan cerdas berpolitik, tetapi tidak punya integritas. Karena berbeda antara orang yang pintar dengan orang yang memiliki integritas. Kalau orang punya integritas, dia pintar dan bertanggung jawab. Namun, kalau hanya pintar tetapi tidak punya integritas, tanggung jawabnya bisa kurang," tegasnya.

Keterwakilan 30 Persen Dinilai Belum Cukup

Bagi Ade, keterlibatan perempuan dalam politik tidak boleh berhenti pada pemenuhan kuota keterwakilan 30 persen. Perempuan yang terjun ke politik harus mampu menyuarakan aspirasi masyarakat dan menghadirkan gagasan.

Ia menekankan perempuan perlu memiliki kapasitas dan visi yang jelas agar bisa berkontribusi dalam proses pengambilan kebijakan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

"Perempuan yang terjun di dunia politik jangan sampai hanya untuk memenuhi kuota 30 persen. Mereka harus bisa menyuarakan aspirasi, memberikan manfaat bagi masyarakat maupun negara, serta ikut menentukan arah pembangunan bangsa melalui ide dan gagasan perempuan-perempuan cerdas," ungkapnya.

Harapan di Usia 26 Tahun Provinsi Banten

Memasuki usia ke-26 tahun Provinsi Banten, Ade berharap semakin banyak perempuan cerdas yang tampil dan mengambil peran di berbagai sektor pembangunan. Ia meyakini gagasan dan integritas perempuan bisa mempercepat kemajuan daerah.

"Saya berharap harus ada sumbangsih lebih dari perempuan-perempuan cerdas di Banten supaya Banten lebih cepat bergerak maju, sehingga masyarakatnya bisa tercipta sejahtera," pungkasnya.

Ade juga ingin perempuan Banten lebih dikenal lewat prestasi dan kontribusi positif di tengah masyarakat. Menurutnya, wawasan, pengalaman, dan keterlibatan dalam kegiatan berdampak positif menjadi modal membangun kepemimpinan perempuan.

"Saya mengajak perempuan-perempuan Banten untuk bergerak bersama. Bagaimanapun, memperbaiki dan membangun Banten tidak bisa hanya dilakukan oleh sekelompok orang atau laki-laki saja. Perempuan juga perlu dilibatkan karena pemikiran-pemikiran mereka dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa dan Banten yang kita cintai," tuturnya.

Follow kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: faktabanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks