SERANG — Dinas Kesehatan Kabupaten Serang menurunkan tenaga medis di 31 puskesmas untuk melayani khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis dalam satu hari pelaksanaan. Salah satu titik pelaksanaan berada di Kecamatan Cikeusal, dengan 17 anak mengikuti khitanan massal.
Peserta khitanan massal tidak hanya menerima tindakan medis. Setiap anak mendapat bingkisan berupa baju koko, sarung, dan uang saku dari panitia penyelenggara.
500 Anak Terlayani di 31 Puskesmas Sekaligus
Secara keseluruhan, khitanan massal yang tersebar di 31 puskesmas melibatkan sekitar 500 anak. Pelaksanaan serentak ini menempatkan puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, dr. H. Efrizal, MARS, menilai program Cek Kesehatan Gratis berperan penting mendorong kesadaran warga terhadap kondisi tubuhnya sendiri.
"Pemeriksaan kesehatan tidak semestinya hanya dilakukan ketika seseorang sudah mengalami sakit, tetapi juga perlu menjadi bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini," kata Efrizal.
Melalui pemeriksaan rutin, warga berkesempatan mengenali potensi faktor risiko dan memperoleh arahan tenaga kesehatan bila membutuhkan pemeriksaan lanjutan. Sejumlah gangguan kesehatan disebut dapat berkembang tanpa gejala yang mudah dikenali pada tahap awal.
Mengapa CKG Penting bagi Warga Kabupaten Serang
Puskesmas memiliki posisi strategis karena relatif dekat dengan permukiman warga. Perannya mencakup pelayanan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif sesuai kewenangan yang dimiliki.
Keberhasilan program CKG tidak diukur hanya dari jumlah peserta yang datang. Tindak lanjut hasil pemeriksaan, edukasi kesehatan, dan kesinambungan layanan bagi warga yang membutuhkan menjadi penentu manfaat jangka panjangnya.
Khitanan massal sendiri membawa dimensi sosial tersendiri. Keluarga memperoleh akses layanan dalam kegiatan terorganisasi dengan dukungan tenaga kesehatan, tanpa harus mengurus sendiri ke fasilitas berbayar.
Keselamatan Peserta Jadi Perhatian Utama
Pelaksanaan tindakan medis menuntut standar kesehatan yang ketat. Kesiapan tenaga medis, edukasi kepada orang tua, dan pemantauan kondisi anak setelah tindakan menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
Manfaat kegiatan diharapkan tidak berhenti pada hari pelaksanaan. Perhatian terhadap kondisi anak selama masa pemulihan turut menentukan kualitas layanan yang diberikan.
Pelaksanaan serentak di puluhan titik memerlukan koordinasi lintas puskesmas, mulai dari kesiapan tenaga kesehatan, sarana prasarana, pengaturan peserta, hingga pengawasan mutu pelayanan. Koordinasi itu penting agar keselamatan peserta tetap menjadi prioritas di setiap lokasi.
Dorongan Memanfaatkan Puskesmas Secara Berkelanjutan
Bupati Serang, Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd., M.M., menilai peringatan Hari Jadi Kabupaten Serang menjadi momentum berbagi manfaat langsung kepada masyarakat. Kegiatan serupa diharapkan memperkuat edukasi kesehatan keluarga dan mendorong pemanfaatan layanan puskesmas secara berkelanjutan.
Rangkaian bakti sosial ini menambah daftar kegiatan yang digelar pemerintah daerah dalam peringatan hari jadi tahun ini. Jangkauannya menyentuh berbagai wilayah kecamatan, dari pelayanan kesehatan anak hingga pemeriksaan dini bagi warga dewasa.