Pencarian

Google Redesain Android Auto, Tampilan Baru Lebih Bisa Dikustom

Senin, 12 Oktober 2026 • 19:34:31 WIB
Google Redesain Android Auto, Tampilan Baru Lebih Bisa Dikustom
Google merombak tampilan Android Auto dengan antarmuka baru yang lebih modular.

BANTEN — Google merombak tampilan Android Auto dengan antarmuka baru yang memberi pengguna keleluasaan mengatur tata letak dan menambah elemen yang sebelumnya tidak tersedia bawaan. Redesain ini menyasar salah satu keluhan lama pengguna, yakni minimnya kustomisasi dibandingkan CarPlay. Perubahan ini berpotensi membuat Android Auto lebih kompetitif di pasar sistem infotainmen mobil.

Android Auto selama ini dikenal sebagai platform yang lebih fleksibel dibandingkan CarPlay, terutama karena pengguna bisa menambah aplikasi dan mengatur tampilan sesuai kebutuhan. Namun, sejumlah keterbatasan bawaan membuat sebagian pengguna masih ragu meninggalkan ekosistem Apple sepenuhnya. Redesain terbaru dari Google berupaya menjawab celah tersebut.

Apa yang Berubah di Android Auto

Google merombak antarmuka Android Auto dengan pendekatan yang lebih modular. Pengguna kini bisa mengatur ulang elemen di layar utama, memindahkan widget, dan menyesuaikan tata letak sesuai preferensi masing-masing.

Perubahan ini menyentuh cara Android Auto menampilkan informasi penting seperti navigasi, media, dan pesan. Alih-alih tata letak kaku, pengguna mendapat kontrol lebih besar atas apa yang muncul di layar dan di mana posisinya.

Kustomisasi Jadi Kunci

Kemampuan menyesuaikan tampilan menjadi pembeda utama Android Auto dibandingkan CarPlay. Pengguna Android cenderung ingin mengatur sendiri aplikasi mana yang tampil, bagaimana susunannya, dan fitur apa yang langsung bisa diakses.

Redesain ini memperkuat posisi Android Auto sebagai platform yang tidak memaksa pengguna mengikuti satu pola tertentu. Bagi yang terbiasa mengoprek pengaturan, fleksibilitas ini menjadi nilai jual tersendiri.

Kenapa Ini Penting bagi Pengguna Indonesia

Android Auto sudah tersedia luas di Indonesia dan digunakan di banyak mobil modern maupun head unit aftermarket. Pengguna lokal yang aktif memakai Google Maps, Spotify, dan WhatsApp di perjalanan akan merasakan langsung perubahan tata letak ini.

Dengan penetrasi Android yang dominan di pasar Indonesia, peningkatan pengalaman Android Auto berpotensi memperkuat ekosistem Google di kendaraan. Pengguna tidak perlu berpindah ke iPhone hanya untuk mendapatkan antarmuka mobil yang rapi.

Dampak ke Pengguna CarPlay

Bagi pengguna yang selama ini berpindah antara Android Auto dan CarPlay, redesain ini bisa menjadi alasan untuk lebih konsisten memakai Android Auto. Kustomisasi yang lebih dalam mengurangi salah satu alasan utama kembali ke CarPlay.

Meski begitu, CarPlay tetap unggul dalam hal integrasi mulus dengan perangkat Apple dan konsistensi antarmuka. Pilihan akhir tetap bergantung pada ekosistem ponsel yang dipakai sehari-hari.

Kapan Bisa Dicoba

Redesain Android Auto akan tersedia melalui pembaruan aplikasi di ponsel Android yang terhubung ke head unit kompatibel. Pastikan aplikasi Android Auto diperbarui ke versi terbaru melalui Google Play Store untuk mendapatkan tampilan baru.

Pengguna dengan head unit bawaan pabrik maupun aftermarket yang mendukung Android Auto bisa langsung merasakan perubahan setelah pembaruan terpasang.

Redesain ini paling cocok untuk pengguna Android yang ingin tampilan mobil sesuai selera dan tidak puas dengan tata letak bawaan. Jika Anda sering memakai navigasi dan media streaming di perjalanan, pembaruan ini layak dicoba begitu tersedia di perangkat Anda.

Follow kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: xda-developers.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks