CILEGON — Wali Kota Cilegon Robinsar meninjau langsung lokasi jembatan dan saluran air di Perumahan Metro Cilegon bersama pengelola Tol Tangerang–Merak, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), dan kontraktor pelaksana. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan pelebaran jalur air yang menyeberang dari tol berjalan sesuai jadwal.
Robinsar menyatakan pengerjaan dimulai pekan ini dan ditargetkan tuntas 100 persen pada minggu kedua Januari. Dua titik vital yang jadi prioritas adalah kawasan Terowongan Semendaran serta saluran drainase menuju permukiman warga Metro Cilegon dan RSUD Kota Cilegon.
Dua Titik Vital yang Jadi Prioritas Perbaikan
Terowongan Semendaran tercatat kerap terendam air saat intensitas hujan tinggi. Penanganan di titik ini dilakukan pengelola tol dengan memasang pompa otomatis beserta barikade beton di sekitar lokasi.
Untuk aliran air menuju kawasan RSUD dan perumahan warga, pekerjaan mencakup pembangunan serta pelebaran gorong-gorong dan jembatan. Dimensi yang dibidik mencapai lebar lima meter dan tinggi tiga meter.
Pekerjaan Fisik: dari Pengerukan Sedimen hingga Rumah Pompa
Lingkup pekerjaan fisik meliputi pengerukan dan pengangkatan sedimen, pendalaman serta perbaikan fungsi tandon air, pemasangan rumah pompa, hingga pelebaran dimensi drainase dan jembatan. Kombinasi pekerjaan itu menyasar akar masalah genangan di lintasan tol yang selama ini berdampak ke permukiman sekitar.
Robinsar menegaskan target penyelesaian proyek ini tidak mulur. "Hari ini kami melakukan monitoring perihal pelebaran jalur air atau gorong-gorong yang menyeberang dari Tol Tangerang–Merak. Paling lambat minggu kedua Januari sudah selesai 100 persen, dan pengerjaannya mulai berjalan minggu ini," ujarnya.
Pembiayaan Dibagi Tiga Pihak Sesuai Kewenangan
Seluruh teknis pengerjaan dan pembiayaan proyek penanggulangan banjir dilaksanakan secara kolaboratif. Pembagiannya mengikuti kewenangan masing-masing antara Pemkot Cilegon, BPJN, dan pengelola jalan tol.
Skema itu menempatkan Pemkot Cilegon tidak bekerja sendirian dalam menangani genangan di kawasan tol. Pengelola tol menangani titik di area konsesinya, sementara BPJN dan Pemkot menangani saluran yang bermuara ke permukiman dan fasilitas publik.
Bagi warga Metro Cilegon dan pengguna RSUD Kota Cilegon, penyelesaian proyek ini menentukan seberapa cepat genangan saat hujan deras bisa surut. Robinsar memastikan pekerjaan di lapangan sudah dimulai dan pengawasan dilakukan langsung di lokasi.