BANTEN — Tesla memperlihatkan Roadster generasi kedua yang bisa melompat dan berputar di udara, dengan klaim akselerasi 0–97 km/jam dalam 0,81 detik. Peragaan digelar di fasilitas uji SpaceX, McGregor, Texas, Kamis (15/10/2026), tapi produksinya baru dijadwalkan 2028 — sembilan tahun setelah pertama kali dijanjikan.
Roadster generasi kedua ini bukan sekadar mobil listrik cepat. Tesla menampilkan atraksi yang lebih dekat ke pertunjukan roket daripada peluncuran produk otomotif biasa.
Dalam siaran langsung dari fasilitas uji SpaceX di McGregor, Texas, Kamis (15/10/2026) waktu setempat, mobil putih dua kursi itu menaiki rampa melengkung lalu berhenti terbalik. Sistem kipas isap yang menempel di bodi membuatnya bertahan dalam posisi tak lazim itu, bukan sekadar meluncur biasa.
Atraksi Lompat dan Putar di Udara
Pada sesi lain, Roadster melompati deretan model Tesla yang diparkir berjajar, termasuk truk Semi. Mobil itu berputar di udara dan mendarat lurus, didorong semburan udara bertekanan dari 10 nosel yang tersebar di sekujur bodi.
Elon Musk menyebut hasil ini sebagai kolaborasi "perusahaan mobil terbaik dan perusahaan roket terbaik di dunia". Menurutnya, Roadster kelak menjadi satu-satunya Tesla yang dikemudikan manusia.
"Mari kita bawa ke batas dan melampauinya," ujar Musk dalam siaran tersebut.
Klaim 0,81 Detik yang Perlu Diuji Ulang
Angka 0–97 km/jam dalam 0,81 detik jadi klaim paling mencolok dari peragaan ini. Sebagai perbandingan, hypercar bensin tercepat saat ini butuh sekitar 2 detik untuk capaian serupa. Tapi perlu dicatat, angka itu belum diuji independen dan baru sebatas klaim pabrikan.
Peragaan di McGregor juga berlangsung di fasilitas uji internal, bukan sirkuit netral. Kondisi aspal, suhu, dan bobot kendaraan saat atraksi belum diungkap detail. Pembaca yang menunggu angka real-world sebaiknya bersabar sampai ada pengujian pihak ketiga.
Sembilan Tahun Menunggu, Produksi Masih Jauh
Roadster generasi kedua pertama kali dijanjikan Tesla sekitar 2017. Sembilan tahun berlalu, wujud produksinya belum juga masuk jalur perakitan. Jadwal terbaru menyebut 2028, dan itu pun masih bisa bergeser mengingat rekam jejak Tesla soal tenggat waktu.
Artinya, pembeli yang berminat masih harus menunggu setidaknya dua tahun lagi. Itu pun kalau tidak ada penundaan lanjutan. Tesla punya kebiasaan mengumumkan target lalu me