TANGERANG — Ribuan peserta Color Run KNPI tumpah ruah di Kecamatan Pakuhaji, disusul pembukaan Liga Santri U-15 dan U-23 dalam rangka Hari Santri 2026. Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah hadir melepas peserta sekaligus membuka liga secara resmi.
Intan menyebut antusiasme warga Pakuhaji luar biasa. Menurut dia, kebersamaan masyarakat terlihat sejak rangkaian acara dimulai.
"Alhamdulillah kita semua dalam keadaan sehat walafiat. Luar biasa antusias dan kebersamaan masyarakat Pakuhaji dalam rangka memeriahkan HUT ke-34 Kecamatan Pakuhaji dan HUT ke-394 Kabupaten Tangerang," ujar Intan.
Rangkaian HUT: Festival Budaya hingga Color Run Anak Muda
Color Run menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kecamatan Pakuhaji dan Kabupaten Tangerang. Sehari sebelumnya, Bupati Tangerang membuka festival budaya Pakuhaji.
"Kemarin sudah ada festival budaya Pak Bupati yang membuka, hari ini untuk anak-anak muda Color Run. Apresiasi kepada seluruh pihak, baik itu kecamatan, panitia dan elemen masyarakat," ungkap Intan.
Menurut Intan, Color Run tidak sekadar memasyarakatkan olahraga untuk kebugaran dan kesehatan. Kegiatan itu juga menjaga kebersamaan warga.
Dia berharap Color Run masuk agenda tahunan Kecamatan Pakuhaji dengan peserta lebih ramai dan hadiah lebih banyak.
"Saya doakan semua warga Pakuhaji sehat dan Color Run ini bisa jadi agenda tahunan Kecamatan Pakuhaji ke depannya dan tambah ramai lagi pesertanya. hadiahnya lebih banyak lagi. Salam sehat, ceria untuk semuanya," ucap Intan.
Liga Santri U-15 dan U-23: Ajang Pembinaan Atlet Sejak Dini
Usai melepas peserta Color Run, Intan membuka Liga Santri U-15 dan U-23 Kecamatan Pakuhaji. Turnamen ini digelar memperingati Hari Santri 2026.
Intan meminta seluruh pihak menjunjung tinggi sportivitas dan sikap kesatria. Permintaan itu berlaku bagi tim, ofisial, maupun pendukung masing-masing kesebelasan.
"Saya minta, kepada semuanya, kalau bertanding tidak usah ribut karena ini acara olahraga dan milik kita semua. Kalian ini anak santri harus mencontohkan sikap-sikap yang beradab baik untuk masyarakat," tegas Intan.
Dia berharap liga santri berkembang menjadi wadah pembinaan dan pembibitan atlet sepak bola. Cakupannya tidak hanya tingkat lokal, tetapi juga nasional dan internasional secara profesional.
Pemain Terbaik Bakal Dibina lewat Akademi Persita
Sebagai bentuk dukungan pembinaan, Intan menjanjikan biaya pendidikan sepak bola bagi pemain terbaik. Satu orang akan difasilitasi masuk Akademi Persita.
"Nanti yang paling bagus mainnya, satu orang saya biayai untuk masuk ke Akademi Persita. Yang penting kalian sehat semua, bertandinglah secara sportif. Siapapun pemenangnya itu yang terbaik," pungkasnya.
Panitia dan jajaran Kecamatan Pakuhaji mendapat apresiasi dari Intan atas kolaborasi menggelar kegiatan positif. Menurut dia, manfaat acara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.