Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Inspeksi Mendadak ke Kecamatan Tangerang, Minta Pelayanan Administrasi Kependudukan Dipermudah

Penulis: Nurul Huda  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 15:31:31 WIB
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono memimpin apel pagi saat inspeksi mendadak di Kantor Kecamatan Tangerang, Senin (24/8/2026).

TANGERANG — Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menegaskan bahwa kecamatan dan kelurahan merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah di tengah masyarakat. Hal itu disampaikannya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus menjadi pembina apel di Kantor Kecamatan Tangerang, Senin, 24 Agustus 2026.

Kunjungan tanpa pemberitahuan sebelumnya ini sengaja dilakukan untuk memotret langsung kondisi lapangan. Maryono ingin memastikan aparatur bekerja sebagaimana mestinya, bukan sekadar tampak rapi saat ada tamu.

Sidak Tanpa Jadwal untuk Uji Kesiapan Aparatur

“Saya memang biasa datang ke beberapa Perangkat Daerah, termasuk kecamatan, tanpa pemberitahuan sebelumnya. Ini untuk melihat secara langsung bagaimana kondisi dan pelaksanaan tugas di lapangan, termasuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Maryono dalam amanatnya.

Metode ini dipilihnya untuk menilai kesiapan dan kedisiplinan aparatur secara riil. Hasil temuan di lapangan nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pelayanan ke depan.

Fokus pada Informasi Administrasi Kependudukan

Dalam kesempatan itu, orang nomor dua di lingkungan Pemkot Tangerang ini menyoroti masih banyaknya pertanyaan warga terkait pengurusan dokumen kependudukan. Ia meminta kecamatan untuk gencar memberikan informasi yang jelas mengenai syarat dan tahapan pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), hingga akta kelahiran.

“Banyak pertanyaan masyarakat terkait pembuatan KK, KTP maupun akta kelahiran. Ini harus kita jawab dengan memberikan informasi yang jelas melalui kanal-kanal media sosial kecamatan,” jelas Maryono.

Pemanfaatan media sosial dinilai penting untuk menjangkau warga yang lebih luas, terutama generasi muda yang akrab dengan platform digital. Dengan begitu, warga tidak perlu datang berkali-kali hanya untuk sekadar menanyakan persyaratan.

Laporan Warga Tak Boleh Dibiarkan Tanpa Kejelasan

Maryono juga mengingatkan agar setiap laporan warga segera ditindaklanjuti, termasuk soal sarana prasarana dan fasilitas umum seperti Penerangan Jalan Umum (PJU). Kecepatan respons menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan yang baik.

“Jangan sampai laporan yang masuk dibiarkan tanpa kejelasan. Harus sigap dan responsif,” tegasnya.

Ia menambahkan, pelayanan yang baik tidak hanya diukur dari keramahan, tetapi juga dari tindak lanjut nyata atas setiap keluhan yang disampaikan masyarakat.

K3 dan Konsolidasi Camat Baru

Lebih lanjut, Maryono meminta jajaran Kecamatan Tangerang menjadikan Kebersihan, Keindahan, dan Keamanan (K3) sebagai budaya sehari-hari. Bukan sekadar agenda untuk menghadapi lomba atau penilaian.

Kepada camat yang baru menjabat, ia mendorong konsolidasi dan penguatan koordinasi hingga tingkat kelurahan. Para aparatur juga diminta untuk benar-benar mengaplikasikan ilmu dari setiap pelatihan yang pernah diikuti demi meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kita ingin Kecamatan Tangerang semakin baik, baik dalam pelayanan maupun dalam pelaksanaan program pembangunan,” jelas Maryono.

Sinergi dengan Linmas, PSM, dan LPM

Menutup amanatnya, Maryono mengajak seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memperkuat kolaborasi dengan Linmas, PSM, LPM, serta berbagai unsur masyarakat lainnya. Sinergi ini dinilai penting untuk memastikan informasi program pemerintah tersampaikan dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan warga.

“Kecamatan dan kelurahan menjadi ujung tombak pemerintah di tengah masyarakat. Mari bersama-sama mengawal program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Maryono.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: bingkaikota.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top