PMI Banten Klaim Dana Hibah Pemprov Dipakai Sesuai Aturan, Sebut 1 Juta Liter Air Bersih Sudah Disalurkan saat Kekeringan

Penulis: Oman Sudirman  •  Selasa, 08 September 2026 | 17:01:01 WIB
PMI Banten menyalurkan sekitar 1 juta liter air bersih kepada masyarakat saat kekeringan di wilayahnya.

SERANG — PMI Banten tidak hanya mengandalkan laporan administrasi untuk membuktikan penggunaan dana hibah. Organisasi ini menyodorkan sejumlah capaian lapangan, mulai dari distribusi air bersih saat kekeringan hingga pembagian masker gratis saat erupsi Gunung Anak Krakatau, sebagai bukti kinerja.

Ketua Bidang Organisasi dan Infokom PMI Provinsi Banten, Amrin Nur, menyatakan seluruh program yang dijalankan mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. Pernyataan itu disampaikannya melalui keterangan tertulis pada Selasa (8/9/2026).

1 Juta Liter Air Bersih dan 100.000 Masker Disalurkan

Dalam penanganan kekeringan, PMI Banten turun membantu pemerintah daerah. Amrin menyebut sekitar 1 juta liter air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Terbaru, kami turut membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan kekeringan. Sekitar 1 juta liter air telah kami distribusikan dari target 6,6 juta liter,” katanya.

Organisasi ini juga bergerak saat erupsi Gunung Anak Krakatau. Lebih dari 100.000 masker gratis dibagikan kepada warga yang terdampak abu vulkanik.

“Saat erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini, kami telah membagikan lebih dari 100.000 masker gratis kepada masyarakat,” ujarnya.

Fasilitas Komersial untuk Kemandirian Organisasi

Di balik penyaluran bantuan itu, PMI Banten tengah membangun kemandirian finansial. Amrin menjelaskan, hibah yang diterima pada tahun-tahun sebelumnya sebagian digunakan untuk membangun fasilitas seperti klinik dan gedung pertemuan.

Fasilitas tersebut tidak hanya untuk internal PMI. Masyarakat umum bisa memanfaatkannya, dan pendapatan yang diperoleh digunakan untuk menopang kegiatan organisasi.

“Kami berupaya ke depan bisa mandiri dalam menopang semua program. Fasilitas tersebut bisa digunakan masyarakat umum dan dana yang kami hasilkan dapat menunjang kegiatan PMI,” jelas Amrin.

Akreditasi Nasional dan Apresiasi Internasional

Upaya tersebut membuahkan pengakuan. PMI Banten tercatat meraih akreditasi tertinggi tingkat nasional di antara PMI provinsi lain.

Pada Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) di Lampung pada 2023 lalu, kontingen Banten menyabet predikat terbaik tingkat nasional. Ajang ini digelar lima tahun sekali.

PMI Banten juga menjadi salah satu daerah yang dikunjungi Donor Advisory Group dan International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC).

“Alhamdulillah, kami mendapatkan apresiasi, terutama dalam upaya meningkatkan kemandirian dan pembinaan relawan,” ungkap Amrin.

Komite Audit Dibentuk untuk Perkuat Akuntabilitas

Untuk memperkuat pengawasan internal, PMI Banten telah membentuk Komite Audit dan menunjuk akuntan publik. Langkah ini diambil untuk memastikan pengelolaan dana hibah lebih transparan.

Amrin menambahkan, mekanisme pelaporan penggunaan dana hibah dijalankan sesuai arahan Dinas Kesehatan dan Inspektorat Provinsi Banten.

“Mekanisme pelaporan dana hibah juga kami jalankan sesuai arahan Dinas Kesehatan dan Inspektorat Banten serta sesuai aturan perundang-undangan,” pungkasnya.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: ekbisbanten.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top