BANTEN — Electrek Podcast edisi pekan ini membahas peluncuran Tesla Semi untuk pasar Eropa sebagai salah satu topik utama. Sesi diskusi berlangsung setiap Jumat pukul 16.00 waktu ET dan disiarkan langsung lewat kanal YouTube Electrek.
Tesla mengungkap spesifikasi resmi Semi untuk pasar Eropa. Truk listrik kelas berat ini diklaim mampu menempuh 550 km dalam sekali pengisian dan mendukung pengisian daya hingga 800 kW.
Angka tersebut menempatkan Semi di segmen truk listrik niaga dengan kebutuhan pengisian yang jauh lebih singkat dibanding generasi kendaraan listrik komersial sebelumnya.
Data penjualan kendaraan listrik menunjukkan arah yang bertolak belakang antar kawasan. Eropa mencatat pertumbuhan penjualan EV yang signifikan, sementara Amerika Utara mengalami penurunan.
Pergeseran ini menjadi sorotan karena Amerika Utara sebelumnya menjadi salah satu motor pertumbuhan adopsi EV global. Kondisi di Eropa justru sebaliknya, dengan permintaan yang terus menguat.
Volvo memutuskan menghentikan penjualan salah satu model EV-nya di pasar Amerika Serikat. Meski begitu, pabrikan asal Swedia itu menyiapkan model pengganti yang dijadwalkan hadir pada 2027.
Langkah ini menambah daftar penyesuaian portofolio EV yang dilakukan pabrikan Eropa di tengah dinamika pasar AS yang sedang menurun.
Seorang senator Amerika Serikat menyatakan bahwa Presiden Trump berpotensi membuka pasar AS untuk kendaraan listrik asal China dalam sebuah kesepakatan dengan Xi Jinping. Klaim ini masih sebatas pernyataan politik dan belum ada keputusan resmi.
Isu ini krusial karena pasar AS selama ini tertutup bagi EV China lewat kebijakan tarif tinggi. Jika benar terealisasi, lanskap kompetisi EV di Amerika bisa berubah drastis.
Xiaomi meluncurkan empat varian SUV SkyNomad di pasar China dengan harga mulai 31.275 dolar AS atau sekitar Rp 500 juta. Langkah ini menandai ekspansi Xiaomi dari segmen sedan ke SUV listrik.
Harga tersebut menempatkan SkyNomad bersaing langsung di segmen SUV listrik menengah China yang semakin padat.
BYD memangkas harga Denza Z9 GT melalui kehadiran trim baru e3 Premium. Varian ini dibanderol mulai sekitar 50.000 dolar AS atau sekitar Rp 800 juta.
Strategi pemangkasan harga lewat trim baru menjadi pola yang makin sering dipakai pabrikan China untuk menjaga daya saing tanpa mengubah positioning model utama.
Nissan menyiapkan model EV entry-level baru bernama Pixo. Foto pertama model ini sudah beredar dan memberi gambaran soal desain serta posisinya di lini produk Nissan.
Kehadiran Pixo EV menandakan Nissan ingin memperluas jangkauan ke segmen kendaraan listrik termurah, segmen yang saat ini didominasi pabrikan China.
Episode lengkap bisa disaksikan lewat kanal YouTube Electrek, dengan versi audio tersedia di aplikasi podcast favorit Anda setelah siaran berakhir.