BANTEN — InJourney Destination Management menyiapkan rangkaian aktivitas Imlek di dua destinasi sekaligus: Taman Wisata Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Perayaan menyambut Tahun Kuda Api ini dirancang sebagai ruang akulturasi, bukan sekadar hiburan musiman.
Di Borobudur, kemeriahan datang lewat dentuman drum dan tabuhan simbal yang mengiringi gerakan Barongsai dan Liong. Pada puncak perayaan, pertunjukan Barongsai dibawakan oleh Paguyuban Panbers Jogja.
Pertunjukan Barongsai dan Liong dijadwalkan dalam beberapa sesi sepanjang hari. Sesi pukul 10.00 WIB berlangsung di area Margautama, sementara sesi pukul 14.00 WIB digelar di area pintu keluar.
Sesi lainnya berlangsung di kawasan Kampung Seni Borobudur. Pengunjung yang ingin menyaksikan pertunjukan disarankan datang lebih awal agar tidak berdesakan di jalur pengunjung.
Selain menonton pertunjukan, pengunjung bisa menuliskan doa dan harapan di Wishing Wall Installation. Kartu harapan yang ditulis pengunjung menjadi simbol aspirasi untuk tahun baru, mulai dari cinta, kesehatan, kebahagiaan, hingga keberuntungan.
Aktivitas ini menghadirkan ruang refleksi sederhana di kawasan yang sarat nilai sejarah dan spiritual. Cocok untuk keluarga yang ingin merayakan Imlek dengan nuansa berbeda dari mal atau kelenteng.
Kemegahan Borobudur memberi suasana berbeda untuk menikmati perayaan Tahun Baru Imlek. Perpaduan lanskap heritage, pertunjukan Barongsai, dan instalasi harapan menjadikan pengalaman ini inklusif bagi keluarga maupun pengunjung individu.
Rangkaian aktivitas Imlek juga bisa menjadi pilihan mengisi liburan sambil mengenal tradisi Tionghoa. Banyak momen menarik untuk diabadikan, dari gerakan Liong hingga kartu harapan yang menggantung di Wishing Wall.
Untuk informasi terkini soal jadwal, tiket masuk, dan jam operasional selama periode Imlek 2026, pengunjung dapat mengonfirmasi langsung ke pengelola Taman Wisata Candi Borobudur atau dinas pariwisata setempat. Jadwal sesi pertunjukan dapat menyesuaikan rundown resmi terbaru dari pengelola kawasan.