BANTEN — Hana Kuraki ditemukan tidak bernyawa di apartemen yang disewa atas nama Shota Taira, seorang host yang bekerja untuk grup L's Collection di kawasan Kabukicho, Tokyo. Taira disebut sebagai mantan pacar Hana. Hingga kini, kepolisian Jepang belum merilis penyebab resmi kematian wanita berusia 25 tahun tersebut.
Kabar duka ini dikonfirmasi Sakito, pemilik klub yang mengenal Hana. Lewat unggahan di media sosial X, ia menyampaikan belasungkawa sekaligus meluruskan sejumlah informasi yang beredar soal penemuan jasad Hana.
Klarifikasi Sakito soal Penemuan Jasad Hana
Sakito menegaskan dirinya bukan orang pertama yang menemukan Hana di lokasi kejadian. Menurut keterangannya, seorang teman Hana yang menemukan tubuh wanita tersebut, lalu menghubungi Sakito hingga ia bergegas ke apartemen itu.
Setibanya di lokasi, Sakito menelepon Taira selaku penyewa apartemen. Taira disebut mengatakan sedang ada pertemuan dan baru bisa tiba sekitar dua jam kemudian. Karena itu, Sakito yang berurusan dengan petugas kepolisian dan penyidik yang datang ke tempat kejadian.
"Saya sangat sedih dan terpukul mendengar kabar meninggalnya Hana Kuraki. Saya ingin menyampaikan belasungkawa yang tulus," tulis Sakito di media sosial X.
Curhat Hana Sebelum Meninggal
Sakito mengungkap bahwa Hana pernah mencurahkan isi hatinya soal kesulitan hubungan dengan Taira. Kepergian Hana membuat Sakito bertanya-tanya apakah ada hal lain yang seharusnya bisa ia lakukan untuk membantu wanita itu.
Ia juga menyatakan kekecewaannya atas kritik yang kabarnya datang dari Taira, padahal selama ini ia menganggap pria tersebut sebagai teman. Meski begitu, Sakito meminta publik tidak menyebarkan spekulasi atau informasi yang tidak akurat terkait kematian Hana.
"Aku berdoa demi terwujudnya dunia di mana orang-orang yang mendominasi melalui kekerasan dan memojokkan orang lain seperti ini tidak lagi ada," ungkapnya.
Sosok Hana Kuraki
Informasi soal Hana Kuraki sendiri terbilang minim. Ia dilaporkan berasal dari Kanagawa dan sempat bekerja sebagai asisten makeup artist serta hair stylist sebelum terjun ke industri hiburan dewasa.
Hana memulai debutnya pada Mei 2024 sebagai bintang dewasa di bawah label S1. Kariernya di industri tersebut baru berjalan sekitar satu tahun sebelum ia ditemukan meninggal.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak berwenang Jepang, dan belum ada pernyataan resmi dari keluarga maupun label yang menaungi Hana.