KOTA TANGERANG — Kepala UPT Pemadam Kebakaran Batuceper, Ucok Negara, menyatakan api baru berhasil dipadamkan sekitar 40 sampai 50 persen saat petugas masih berjibaku di lokasi. Dua unit tambahan dari wilayah Ciledug direncanakan menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman.
Kebakaran membakar tiga blok di area pabrik, yakni Gudang A, Gudang B, dan Gudang C. Petugas memperkirakan api dapat dikendalikan dalam waktu sekitar tiga hingga empat jam jika kondisi angin tidak kembali menghambat.
Angin Kencang dan Material Plastik Percepat Rambatan Api
Ucok menyebut proses pemadaman terkendala hembusan angin yang cukup kencang. Kondisi itu membuat api mudah merambat ke bagian lain sehingga petugas harus bekerja lebih ekstra.
Material di dalam pabrik turut mempercepat penyebaran api. Sejumlah bahan yang terbakar disebut berupa material mudah terbakar seperti plastik dan kardus.
"Anginnya cukup kencang dan di dalam banyak material yang mudah terbakar, seperti plastik dan kardus. Itu membuat api cepat merembet," ujarnya.
Penyebab Kebakaran Belum Diketahui, Petugas Tiba Saat Api Membesar
Ucok mengatakan penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Petugas tiba ketika api sudah dalam kondisi membesar sehingga sumber awal api belum diketahui.
"Kami belum mengetahui sumber awal api. Saat datang, api sudah membesar. Untuk penyebabnya masih perlu dikonfirmasi kepada pihak perusahaan," jelasnya.
Saat petugas pertama kali tiba di lokasi, api sudah membesar. Pemadaman langsung difokuskan untuk mencegah api meluas ke area pabrik lainnya.
Belum Ada Korban Jiwa, Sejumlah Kendaraan Ikut Terbakar
Dalam kejadian tersebut, belum ditemukan adanya korban jiwa. Sejumlah kendaraan dilaporkan ikut terbakar dan jumlahnya masih dalam proses pendataan karena petugas masih melakukan pemadaman.
Pendataan kendaraan terdampak baru bisa dilakukan setelah proses pemadaman selesai. Petugas masih menangani titik-titik api yang tersisa di lokasi.