CILEGON — Wali Kota Cilegon Robinsar mengaku bangga melihat membludaknya jumlah jamaah yang hadir. Ia bahkan sempat bertanya kepada Kabag Kesra apakah selama Masjid Agung berdiri pernah ada salat subuh seramai itu.
"Alhamdulillah hari ini luar biasa penuh, sampai dihadiri sekitar 1.500 orang jamaah," ujar Robinsar dalam sambutannya.
Menurut Robinsar, kegiatan ini menjadi indikator bahwa Masjid Agung Cilegon semakin hidup sebagai pusat syiar Islam. Ia menekankan bahwa kemuliaan masjid tidak diukur dari kemegahan bangunan, melainkan dari program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Kami atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada Ketua DKM dan seluruh pengurus Masjid Agung Kota Cilegon yang telah memberikan yang terbaik," katanya.
Ketua DKM Masjid Agung Cilegon Slamet Ibnu Syam berharap hadiah umroh ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk konsisten melaksanakan salat subuh berjamaah. Ia mengingatkan bahwa siapa yang salat subuh berjamaah akan berada dalam jaminan Allah.
"Mudah-mudahan bukan hanya ketika ada hadiah umroh saja, tetapi kita semua bisa istiqamah melaksanakan salat subuh berjamaah setiap hari," ujarnya.
DKM Masjid Agung Cilegon kini menghadirkan program baru berbasis digital yang terintegrasi melalui website resmi masjidagungcilegon.com. Melalui platform tersebut, jamaah bisa mengakses informasi kegiatan masjid, absensi salat berjamaah berbasis lokasi, hingga layanan konsultasi keagamaan.
Selain itu, DKM menyiapkan kegiatan untuk berbagai kalangan, mulai dari majelis taklim, kajian kitab, hingga program anak muda bertajuk Share It (Sharing Iman dan Takwa).
Kegiatan Subuh Akbar ditutup dengan pengundian hadiah umroh dan doa bersama untuk keberkahan Kota Cilegon. Ribuan jamaah yang hadir berharap program serupa bisa terus digelar secara rutin.