Pemkot Cilegon Resmi Luncurkan Program Beasiswa Cilegon Juare, Target Cetak Ratusan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Penulis: Luqman Arif  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 02:21:01 WIB
Pj Wali Kota Cilegon secara resmi meluncurkan program Beasiswa Cilegon Juare untuk mendukung pelajar berprestasi dari keluarga prasejahtera.

CILEGON — Pemkot Cilegon memastikan program Beasiswa Cilegon Juare tidak hanya sekadar janji politik. Program ini dirancang untuk menjangkau pelajar berprestasi dari keluarga prasejahtera yang selama ini terkendala biaya pendidikan. Beasiswa mencakup biaya sekolah, uang saku, hingga biaya kuliah di sejumlah universitas mitra.

Berapa Banyak Pelajar yang Bakal Diterima?

Pemkot menargetkan ratusan penerima manfaat setiap tahunnya. Kuota akan disesuaikan dengan anggaran daerah dan jumlah pendaftar yang memenuhi syarat. Penerima beasiswa wajib mempertahankan indeks prestasi minimal yang sudah ditentukan.

Seleksi dilakukan secara transparan melalui tim verifikasi dari dinas pendidikan dan pihak sekolah. Tidak ada jalur khusus atau rekomendasi dari pejabat. Semua calon penerima harus melalui proses administrasi dan wawancara.

Syarat dan Kewajiban Penerima Beasiswa

Calon penerima harus berasal dari keluarga dengan penghasilan di bawah upah minimum kota. Selain itu, mereka wajib memiliki nilai rapor minimal 7,5 untuk pelajar SMA/SMK sederajat. Bagi mahasiswa, indeks prestasi kumulatif minimal 3,0 menjadi syarat mutlak.

Setelah lulus, penerima beasiswa diharapkan kembali mengabdi ke daerah. Pemkot Cilegon menyiapkan skema ikatan dinas bagi lulusan program studi tertentu yang dibutuhkan instansi pemerintah atau BUMD. Hal ini untuk memastikan investasi pendidikan kembali ke masyarakat.

Anggaran dan Sumber Dana

Program ini menggunakan alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon. Pemkot juga menggandeng perusahaan swasta di kawasan industri untuk menjadi sponsor melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Kolaborasi ini diharapkan memperluas jumlah penerima beasiswa setiap tahun.

Pj Wali Kota Cilegon menegaskan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang. "Kami tidak ingin ada anak Cilegon yang putus sekolah hanya karena masalah biaya. Beasiswa ini adalah jembatan menuju masa depan yang lebih baik," ujarnya dalam keterangan resmi.

Dampak bagi Perekonomian Lokal

Dengan meningkatnya jumlah lulusan perguruan tinggi, Pemkot optimistis daya saing tenaga kerja lokal akan naik. Selama ini, banyak perusahaan di Cilegon lebih memilih merekrut tenaga kerja dari luar daerah karena minimnya kualifikasi pendidikan warga setempat. Program ini diharapkan mengubah pola tersebut.

Pemkot juga akan memonitor perkembangan penerima beasiswa secara berkala. Data alumni akan diintegrasikan ke dalam sistem informasi ketenagakerjaan daerah. Lulusan program ini nantinya bisa langsung direkomendasikan ke perusahaan-perusahaan yang membutuhkan.

Reporter: Luqman Arif
Back to top