Penjualan Motor Nasional Turun 8 Persen di Mei 2026, Honda dan Yamaha Terdampak

Penulis: Oman Sudirman  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 09:35:31 WIB
Penjualan motor domestik turun 8 persen pada Mei 2026 menurut data AISI.

BANTEN — Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) merilis data terbaru yang menunjukkan pasar roda dua Tanah Air kembali mengalami koreksi. Setelah mencatatkan kenaikan di April 2026, penjualan domestik dari pabrikan Honda, Yamaha, Kawasaki, Suzuki, dan TVS justru ambles pada bulan berikutnya.

Kinerja Penjualan Domestik dan Ekspor Melambat Bersamaan

Data AISI memperlihatkan penjualan bulanan tertinggi sepanjang 2026 justru terjadi di awal tahun. Januari lalu, pasar menyerap 577.763 unit, disusul Februari dengan 587.354 unit—menjadi puncak sementara. Namun, Maret menjadi titik terendah dengan distribusi hanya 448.974 unit sebelum bangkit kembali di April.

Sayangnya, momentum tersebut tidak bertahan. Pada Mei, angka penjualan turun ke level 479.388 unit. Di sisi ekspor, pengiriman dalam bentuk completely built-up (CBU) juga mencatatkan perlambatan. Jika April masih mampu mengirim 52.411 unit, maka pada Mei hanya 54.759 unit—meski secara nominal lebih tinggi, trennya menunjukkan stagnasi jika dibandingkan lonjakan permintaan domestik sebelumnya.

Akumulasi Lima Bulan Masih Lebih Baik dari 2025

Meski bulan Mei lesu, performa kumulatif Januari–Mei 2026 justru masih unggul tipis dibanding periode yang sama tahun lalu. Total distribusi mencapai 2.614.451 unit, naik dari 2.595.303 unit pada lima bulan pertama 2025. Artinya, rata-rata penjualan bulanan masih terjaga di kisaran 522.890 unit.

Rincian penjualan bulanan AISI sepanjang 2026 adalah sebagai berikut:

  • Januari: 577.763 unit
  • Februari: 587.354 unit
  • Maret: 448.974 unit
  • April: 520.972 unit
  • Mei: 479.388 unit

AISI Tidak Pasang Target Ambisius untuk Tahun Ini

Menghadapi fluktuasi permintaan, AISI memilih pendekatan konservatif. Asosiasi tidak menetapkan target penjualan yang signifikan untuk 2026. Proyeksi yang dipasang masih sama dengan realisasi 2025 dan target tahun sebelumnya, yaitu berkisar antara 6,4 juta hingga 6,7 juta unit sepanjang tahun.

Dengan capaian hingga Mei yang baru mencapai 2,61 juta unit, industri roda dua masih perlu menjual rata-rata lebih dari 600 ribu unit per bulan di sisa tahun untuk menyentuh batas bawah proyeksi. Tantangan daya beli masyarakat dan pola permintaan musiman akan menjadi faktor penentu hingga akhir tahun.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top