SpaceX Resmi Melantai di Nasdaq, Robinhood Catat Lonjakan Trafik Terbesar Sepanjang Sejarah

Penulis: Nurul Huda  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 04:10:01 WIB
SpaceX resmi melantai di Nasdaq dengan 4% saham yang dilepas ke publik.

BANTEN — Platform perdagangan saham Robinhood melaporkan lonjakan trafik "pecah rekor" pada Jumat (15/4) setelah saham SpaceX resmi memulai debutnya di publik. Dalam unggahan di akun X (sebelumnya Twitter), perusahaan mengakui bahwa sebagian pengguna sempat mengalami latensi dan gangguan intermiten saat bertransaksi. Robinhood memastikan platform sudah pulih dan kembali normal dalam waktu singkat.

IPO Terbatas, Hanya 4% Saham Dilepas ke Publik

SpaceX hanya menyediakan sekitar 4% dari total sahamnya untuk diperdagangkan di pasar perdana. Strategi ini membuat saham perusahaan antariksa milik Elon Musk rentan mengalami fluktuasi harga yang liar sejak hari pertama pencatatan.

Para analis menilai kebijakan IPO terbatas ini sengaja ditempuh untuk menjaga stabilitas kepemilikan saham mayoritas di tangan Musk dan investor awal. Namun di sisi lain, pasokan saham yang ketat justru memicu aksi borong oleh investor ritel dan institusi.

263 Juta Saham Berpindah Tangan dalam 60 Menit

Berdasarkan data Nasdaq, sekitar 263 juta lembar saham SpaceX berpindah tangan hanya dalam satu jam pertama perdagangan. Nilai transaksinya mencapai US$42 miliar, menjadikannya salah satu debut paling sibuk di bursa saham AS dalam satu dekade terakhir.

Kenaikan harga saham 11% di sesi awal langsung mendorong valuasi SpaceX menembus angka US$2 triliun. Capaian ini mengukuhkan posisi perusahaan sebagai entitas swasta paling bernilai yang pernah melantai di bursa publik.

Dampak ke Pengguna Robinhood: Gangguan Singkat, Trafik Pecah Rekor

Robinhood mengakui bahwa lonjakan volume transaksi yang luar biasa sempat membuat sistem kewalahan. Beberapa pengguna melaporkan keterlambatan eksekusi order dan jeda waktu saat memuat halaman portofolio.

Perusahaan menyatakan masalah tersebut bersifat sementara dan sudah tertangani tanpa perlu downtime panjang. Robinhood tidak menyebutkan jumlah pengguna yang terdampak, namun mengonfirmasi bahwa trafik platform mencapai level tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada hari tersebut.

Elon Musk Resmi Menyandang Status Triliuner

Dengan valuasi SpaceX yang menyentuh US$2 triliun dan kepemilikan saham mayoritasnya, Elon Musk secara resmi menjadi orang pertama di dunia yang memiliki kekayaan bersih di atas US$1 triliun. Sebelumnya, Musk sudah memegang status tersebut secara tidak resmi berdasarkan pergerakan harga saham Tesla.

Pencatatan saham SpaceX di Nasdaq menjadi tonggak baru bagi industri antariksa komersial. Perusahaan yang didirikan Musk pada 2002 ini kini menjadi perusahaan publik dengan valuasi tertinggi di sektor eksplorasi ruang angkasa.

Bagi investor ritel di Indonesia yang tertarik memiliki saham SpaceX, akses perdagangan bisa dilakukan melalui platform sekuritas global yang melayani pasar Asia Tenggara. Namun perlu diingat, volatilitas harga saham SpaceX diperkirakan masih tinggi dalam beberapa pekan ke depan seiring terbatasnya jumlah saham yang beredar di publik.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: techcrunch.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top