TANGERANG — Suasana haru menyelimuti acara tahlilan dan doa bersama yang digelar untuk almarhum Herman Sulistyo, tokoh Pramuka senior Kota Tangerang. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pemkot Tangerang pada Sabtu malam itu dihadiri oleh puluhan ASN, tokoh Pramuka senior, serta anggota dari Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 203/AK.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, turut hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi almarhum selama puluhan tahun membina dan mengembangkan Gerakan Pramuka di kota ini.
“Beliau adalah teladan. Kehilangannya dirasakan seluruh keluarga besar Pramuka. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Sachrudin dalam sambutannya.
Almarhum Herman Sulistyo dikenang bukan hanya sebagai pembina yang disiplin, tetapi juga pribadi yang rendah hati. Nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, dan semangat gotong royong yang ia tanamkan telah meninggalkan jejak mendalam di dunia kepramukaan Kota Tangerang.
Kehadiran perwakilan TNI AD dari Yonif Mekanis 203/AK menambah khidmat suasana. Hal ini menunjukkan besarnya pengaruh almarhum yang tidak hanya di kalangan sipil, tetapi juga di lingkungan militer.
Setelah rangkaian doa dan tahlil selesai, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan silaturahmi antara para peserta. Momen ini menjadi ajang bagi para anggota Pramuka dan undangan untuk saling menguatkan dan mengenang kembali sosok almarhum.
“Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” tambah Sachrudin di akhir acara.