BANTEN — Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan pertumbuhan ini merupakan hasil dari strategi operasional yang diterapkan di 12 pelabuhan yang dikelola. Menurutnya, ekosistem kepelabuhanan di wilayah timur Indonesia terus menunjukkan resiliensi meskipun ada dinamika perdagangan global.
“Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika perdagangan, kami tetap mampu menjaga pertumbuhan pada sejumlah indikator utama. Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem kepelabuhanan di Regional 4 terus bergerak positif dan memberikan kontribusi terhadap konektivitas nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia,” ujar Abdul Azis dalam keterangan resmi yang diterima di Makassar, pekan ini.
Pada sektor bongkar muat peti kemas, pertumbuhan 2,1 persen ditopang oleh beberapa pelabuhan utama. Pelabuhan Kendari menjadi kontributor terbesar berkat tambahan throughput dari layanan PT Meratus, perusahaan pelayaran nasional yang memperluas rute di Indonesia timur.
Sementara itu, Pelabuhan Merauke mencatat peningkatan signifikan karena didorong oleh proyek strategis nasional yang tengah berjalan di Papua Selatan. Aktivitas pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di sana memicu lonjakan permintaan logistik. Pelabuhan Manokwari juga tak ketinggalan, mencatat pertumbuhan trafik seiring bertambahnya proyek pembangunan fasilitas umum di wilayah tersebut.
Arus penumpang yang menjadi indikator dengan lonjakan tertinggi, yakni 10,2 persen, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat antarpulau di kawasan timur. Hal ini sejalan dengan meningkatnya arus kapal yang tumbuh 6 persen secara tahunan. Pelindo Regional 4 mencatat, kenaikan ini terjadi di hampir seluruh pelabuhan yang dikelola, mulai dari Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Kondisi ini menunjukkan bahwa transportasi laut masih menjadi tulang punggung konektivitas bagi masyarakat di wilayah yang didominasi kepulauan. Dengan pertumbuhan ini, Pelindo optimistis kinerja operasional hingga akhir tahun akan tetap solid seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan distribusi barang menjelang semester kedua 2026.