Pemkot Tangerang Segel TPS Ilegal di Lahan Bandara Soekarno-Hatta, Uji Sampel Tanah dan Air Digelar

Penulis: Mustofa Kamal  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 11:26:01 WIB
Petugas DLH Kota Tangerang menyegel TPS ilegal di lahan Bandara Soekarno-Hatta.

TANGERANG — Petugas gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang memasang papan informasi penyegelan di lokasi TPS Kampung Jati Baru, Benda, siang tadi. Aktivitas pengelolaan sampah di tempat itu resmi dihentikan setelah pemilik tak bisa menunjukkan izin operasional yang sah.

Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menyebut penutupan ini merupakan respons cepat atas laporan warga yang resah dengan keberadaan TPS tersebut. “Kami bersama petugas gabungan bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait keberadaan TPS ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi di atas lahan milik Angkasa Pura II,” ujarnya Kamis (25/6/2026).

Uji Sampel untuk Deteksi Pencemaran

Usai penyegelan, Pemkot Tangerang tidak hanya berhenti pada penutupan fisik. Wawan menambahkan, pihaknya akan melakukan uji sampel kualitas tanah, air, dan udara di sekitar lokasi. Langkah ini untuk memastikan tidak ada pencemaran lingkungan yang sudah terjadi selama TPS beroperasi.

“Setelah ditutup dan dipastikan tidak ada aktivitas apapun setelah ini, kami akan melakukan uji sampel baik kualitas tanah, air, maupun udara untuk memastikan tidak ada pencemaran lingkungan yang dapat merugikan masyarakat sekitar,” kata Wawan.

Sudah Tiga TPS Ilegal Ditertibkan

TPS Kampung Jati Baru bukan satu-satunya yang disegel. Sepanjang operasi penertiban yang digelar dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Tangerang telah menutup tiga lokasi TPS ilegal. Dua lainnya berada di Jalan Gembor Raya, Kunciran, dan Jalan Dipati Unus, Cibodas.

Ketiga titik tersebut dinilai melanggar aturan tata ruang dan berpotensi mencemari lingkungan permukiman warga. Pemkot memastikan pengawasan akan diperketat untuk mencegah munculnya TPS-TPS liar baru di wilayah kota.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: jejaknarasi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top