BPBD Kota Tangerang Latih Warga di 20 Kelurahan Zona Merah Bencana, Simulasi Kebakaran hingga Evakuasi

Penulis: Luqman Arif  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 12:06:01 WIB
Warga Kelurahan Poris Gaga Baru mengikuti pelatihan praktik mitigasi kebakaran oleh BPBD Kota Tangerang.

TANGERANG — BPBD Kota Tangerang tidak hanya memberikan teori. Dalam pelatihan yang digelar di Kelurahan Poris Gaga Baru, Kecamatan Batuceper, petugas langsung mempraktikkan cara menangani kebakaran dan menyusun jalur evakuasi bersama warga.

Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, pelatihan ini menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk memperkuat sistem mitigasi kebencanaan di wilayahnya. "Prinsipnya, pelatihan ini menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk memperkuat sistem mitigasi kebencanaan di Kota Tangerang," ujarnya di lokasi, Selasa.

Materi Pelatihan: Dari Peta Risiko hingga Padamkan Api

Warga tidak hanya duduk mendengarkan sosialisasi. Mereka diajak mempraktikkan langsung cara menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan menentukan titik kumpul aman saat terjadi gempa atau kebakaran. Materi lain mencakup perencanaan jalur evakuasi dan penanganan dini korban luka.

BPBD menargetkan pelatihan serupa menjangkau lebih dari 20 kelurahan yang masuk kategori zona merah bencana di Kota Tangerang. "Pelatihan ini ditargetkan dapat menyasar lebih dari 20 kelurahan," kata Mahdiar.

Respons Warga: Tahu Langkah yang Harus Dilakukan

Lurah Poris Gaga Baru Wiwi Tiami mengapresiasi antusiasme warganya. Menurut dia, pelatihan ini memperkuat sinergi antar-lapisan masyarakat. "Kami sangat menyambut baik adanya pelatihan Kelurahan Tangguh Bencana seperti tadi sebab masyarakat bisa belajar langsung sekaligus memanfaatkannya untuk memperkuat sinergi antar-lapisan," ujarnya.

Wiwi menambahkan, warga kini mengetahui langkah konkret yang harus dilakukan ketika terjadi bencana, terutama kebakaran yang kerap melanda permukiman padat penduduk.

Provinsi Dukung Kemandirian Mitigasi di Tingkat Kelurahan

Sekretaris BPBD Provinsi Banten Hery Yulianto menilai kegiatan ini berbeda dari pelatihan pada umumnya. Sebab, warga diajak praktik simulasi bencana langsung, bukan sekadar ceramah. "Sehingga kemandirian mitigasi di tingkah wilayah dapat terus diperkuat secara berkelanjutan," katanya.

Program Kelurahan Tangguh Bencana sendiri merupakan inisiatif nasional yang bertujuan membangun kesiapsiagaan masyarakat dari tingkat paling bawah. Di Kota Tangerang, program ini diharapkan berjalan berkelanjutan dan tidak berhenti pada satu kali pelatihan.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top