Unsera Serang Kukuhkan Prof. Dr. Delly Maulana sebagai Guru Besar Pertama, Angkat Isu Sampah dan Sungai di Banten

Penulis: Mustofa Kamal  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 13:22:41 WIB
Prof. Dr. Delly Maulana resmi dikukuhkan sebagai guru besar pertama Universitas Serang Raya.

SERANG — Unsera menorehkan catatan baru dalam sejarah akademiknya. Pengukuhan Prof. Dr. Delly Maulana sebagai guru besar pertama yang sepenuhnya ditempa di lingkungan kampus ini menjadi penanda peningkatan kualitas riset dan tradisi akademik di perguruan tinggi swasta tersebut.

Rektor: Bukti Nyata Perkembangan Riset Kampus

Rektor Unsera, H. Abdul Malik, M.Si., menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar seremoni. Menurutnya, pengukuhan Prof. Delly menjadi bukti bahwa Unsera mampu melahirkan sumber daya akademik unggul dari dalam.

“Wisuda kali ini menjadi istimewa karena ada pengukuhan Guru Besar pertama Universitas Serang Raya. Ini merupakan sejarah bagi Unsera, karena guru besar ini lahir dan tumbuh dari proses akademik yang dibangun di kampus ini,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Rektor berharap pencapaian ini menjadi katalis bagi lahirnya lebih banyak guru besar di masa mendatang, memperkuat posisi Unsera sebagai institusi riset di Banten.

Prof. Delly Soroti Urgensi Kebijakan Lingkungan Berbasis Riset

Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Delly tidak hanya bicara soal capaian pribadi. Ia secara spesifik menyoroti dua persoalan lingkungan yang krusial di Provinsi Banten: pengelolaan sampah di Kota Serang dan kondisi aliran sungai.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan akademisi menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

“Mudah-mudahan dengan pengukuhan Guru Besar ini memberikan kontribusi ke depan terkait bagaimana membangun Banten berbasis riset melalui kebijakan-kebijakan. Kebijakan yang dibuat oleh pemerintah harus melalui proses kolaborasi yang baik dengan melibatkan kampus dalam proses perumusannya,” kata Prof. Delly.

Dosen Administrasi Negara yang Konsen pada Edukasi Masyarakat

Guru besar dalam Bidang Ilmu Kebijakan Lingkungan pada Program Studi Administrasi Negara ini menekankan pentingnya edukasi di tingkat hulu. Kesadaran dan kepedulian lingkungan, kata dia, harus tumbuh secara kolektif melalui advokasi yang melibatkan multipihak.

Prof. Delly juga menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran rektorat, Ketua Yayasan, Gubernur Banten, serta mitra kerjanya di Bawaslu yang mendukung perjalanan akademiknya hingga ke jenjang profesor.

Pengukuhan ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan tinggi di Banten, khususnya dalam mendorong lahirnya kebijakan publik yang tidak lagi sekadar berdasarkan intuisi, melainkan data dan riset ilmiah yang terverifikasi.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: persepsi.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top