Kebakaran Hanguskan Tiga Gudang di Taman Tekno Tangsel, 50 Personel dan 16 Armada Damkar Dikerahkan

Penulis: Luqman Arif  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 22:58:01 WIB
Kebakaran melanda tiga gudang di Taman Tekno Tangsel, petugas damkar kerahkan 50 personel dan 16 armada.

TANGERANG SELATAN — Tiga gudang di kawasan industri Taman Tekno, Setu, ludes dilalap api dalam kebakaran hebat yang terjadi pada Rabu (12/2) siang. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan menerjunkan 50 personel dan 16 unit armada untuk mengendalikan kobaran api yang mulai merambat ke bangunan di sekitarnya.

Api Berasal dari Gudang Aksesori Ponsel, Merembet ke Dua Gudang Lain

Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Damkar Tangsel, Omay Komarudin, mengatakan titik awal api berasal dari gudang milik PT Perso Ontime Indonesia di Blok AH 7 Nomor 35. Gudang tersebut diketahui menyimpan aksesori telepon seluler, seperti powerbank, headset, dan kabel.

"Api membesar dan merembet ke sebelah kiri dan belakang, yakni PT Dadi Prima yang ada di blok E 1 Nomor 5-6. Jadi, ada tiga gudang yang terbakar," ujar Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, saat dikonfirmasi.

PT Dadi Prima sendiri merupakan gudang penyimpanan alat tulis kantor, mulai dari pensil, buku gambar, hingga mainan anak-anak. Material yang mudah terbakar membuat api cepat meluas ke seluruh bangunan.

Kesulitan Pemadaman: Tak Ada Hydrant, Sumber Air Jauh

Proses pemadaman menghadapi kendala serius di lapangan. Omay mengungkapkan bahwa di lokasi kejadian tidak tersedia hydrant kebakaran maupun sumber air yang memadai.

"Kesulitan pemadaman, sumber air yang ambil agak jauh. Jadi kita perlu suplai air. Tapi untuk tangki sudah ada suplai yang dibantu dari BSD," kata Omay.

Untuk mengatasi hal itu, 16 unit armada yang dikerahkan terdiri dari 13 unit milik Damkar Tangsel, satu unit bantuan dari Koramil, serta dua unit tangki air suplai dari kawasan BSD. Petugas masih berjibaku mencegah api merembet ke gudang-gudang lain yang berada di kompleks yang sama.

Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah, Polisi Libatkan Labfor

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, seluruh barang simpanan di tiga gudang tersebut hangus terbakar. Omay memperkirakan kerugian material mencapai miliaran rupiah.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya menambahkan bahwa timnya akan menghadirkan laboratorium forensik (labfor) untuk mengungkap sumber api.

"Nanti ya, masih dalam penyelidikan. Hanya nanti kita akan menghadirkan laboratorium forensik," kata Dhady.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top