BANTEN — Laga di Winter Gardens berjalan satu arah sejak awal. Anderson, unggulan ke-12 turnamen, langsung tancap gas dan tak memberi kesempatan Joyce untuk berkembang. Skor 10-2 menjadi bukti betapa dominannya performa "The Flying Scotsman" malam itu.
Momen paling memukau terjadi di pertengahan laga. Anderson menutup leg dengan finish 144 yang membuat penonton bergemuruh. Tak berhenti di situ, ia kembali menghukum Joyce dengan checkout 141 di leg berikutnya.
"Trebles masuk, doubles masuk, checkout masuk — kalau sudah seperti ini, kamu tidak bisa berbuat salah," ujar Anderson usai pertandingan. "Ryan hanya kurang beruntung. Ada hari-hari di mana kamu bisa melempar dengan mata tertutup dan tetap kena sasaran, dan hari ini adalah salah satunya."
Statistik Anderson di laga ini nyaris tanpa cela. Ia mencatat rata-rata per tiga lemparan 109,96 dan memenangkan lima leg terakhir secara beruntun tanpa balas. Joyce, yang tampil solid di babak kualifikasi, tak mampu menemukan jawaban atas agresivitas Anderson.
Kemenangan ini membawa Anderson melaju ke babak 16 besar. Lawan selanjutnya adalah unggulan kelima asal Wales, Jonny Clayton, yang sebelumnya mengalahkan Damon Heta 10-7 dengan finish 144 yang tak kalah spektakuler.
Menariknya, Clayton justru mengaku Anderson adalah "pahlawannya" sejak kecil. "Dia adalah idola saya," kata Clayton setelah kemenangannya. Pertemuan dua pemain top ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menarik di babak kedua.
Di pertandingan lain, Michael van Gerwen mengalahkan Andrew Gilding 10-6. Juara tiga kali ini akan berhadapan dengan sesama pemain Belanda, Dirk van Duijvenbode, yang menang dramatis 13-11 atas Chris Dobey.
Sesi malam juga menyajikan kemenangan unggulan ketiga Gian van Veen yang mengalahkan Krzysztof Ratajski 10-6. Sementara James Wade menang 10-7 atas Jermaine Wattimena dan akan bertemu Ryan Searle.